Penyebab Serigala Hilang dari Wilayah Amerika Akhirnya Terkuak

Selasa, 25 Juni 2024 - 16:37 WIB
loading...
Penyebab Serigala Hilang...
Penyebab Serigala Hilang dari Wilayah Amerika. FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
NEW MEXICO - Hilangnya serigala dari sebagian besar Amerika Barat pada tahun 1930-an mungkin tidak banyak diperhatikan pada saat itu, termasuk dalam penelitian ilmiah.

BACA JUGA - Kenapa Serigala Tidak Ada di Tempat Sirkus? Ilmuwan Temukan Fakta Mengejutkan

Namun, sebuah studi baru menunjukkan bahwa ketidakhadiran serigala telah membawa dampak yang signifikan pada kesehatan hutan.

Seperti dilansir dari IFL Science (25/6/2024), menurut para peneliti, hilangnya predator puncak seperti serigala telah menyebabkan populasi rusa meningkat pesat.

Hal ini menyebabkan rusa memakan tanaman muda dan pohon rebung secara berlebihan, yang menghambat regenerasi hutan.

"Para peneliti umumnya sepakat bahwa hilangnya serigala dan predator besar lainnya, yang diikuti dengan meningkatnya penjelajahan rusa (Cervus canadensis), adalah penyebab utama penurunan komunitas tanaman berkayu di banyak taman di wilayah Barat," tulis ahli ekologi Oregon State University, William Ripple dan rekan-rekan dalam studi baru mereka.

Studi ini merupakan contoh lain bagaimana segala sesuatu di planet kita saling berhubungan erat dan bagaimana kita sering gagal mempertimbangkan hubungan penting ini.

Hilangnya satu spesies, bahkan yang tampaknya tidak signifikan, dapat memiliki konsekuensi jangka panjang yang tidak terduga pada seluruh ekosistem.

Hilangnya serigala dari Amerika Barat pada tahun 1930-an sebagian besar tidak diperhatikan pada saat itu.

Penelitian baru menunjukkan bahwa hilangnya serigala telah menyebabkan dampak signifikan pada kesehatan hutan.

Meningkatnya populasi rusa akibat hilangnya predator telah menyebabkan kerusakan pada regenerasi hutan.

Studi ini merupakan pengingat bahwa segala sesuatu di planet kita saling berhubungan erat dan kita perlu mempertimbangkan hubungan ini saat membuat keputusan tentang pengelolaan lingkungan.

Kasus hilangnya serigala dan dampaknya terhadap hutan adalah contoh penting dari prinsip ekologi yang dikenal sebagai kaskade trofik.

Kaskade trofik terjadi ketika perubahan pada satu tingkat dalam rantai makanan memiliki efek berantai pada tingkat lain. Dalam kasus ini, hilangnya serigala, yang merupakan predator puncak, telah menyebabkan peningkatan populasi rusa, herbivora.

Hal ini, pada gilirannya, telah menyebabkan kerusakan pada populasi pohon muda dan rebung, yang merupakan produsen primer.

Kasus ini juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan semua pemangku kepentingan saat membuat keputusan tentang pengelolaan lingkungan.

Dalam kasus serigala, fokus awal pada pengurangan populasi mereka untuk melindungi ternak mengabaikan peran penting mereka dalam menjaga kesehatan ekosistem hutan.

Sebagai kesimpulan, hilangnya serigala dari Amerika Barat adalah contoh bagaimana tindakan manusia dapat memiliki konsekuensi yang tidak terduga dan jangka panjang pada lingkungan.

Penting bagi kita untuk mempertimbangkan hubungan kompleks yang ada di alam dan untuk bekerja untuk melestarikan keanekaragaman hayati.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Aneh! Ilmuwan Temukan...
Aneh! Ilmuwan Temukan Mumi Cheetah Langka di Gurun Arab
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Perdagangan Harimau...
Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Gunakan AI, Ilmuwan...
Gunakan AI, Ilmuwan Temukan Jenis Auman Baru Singa
Mengapa Afrika Memiliki...
Mengapa Afrika Memiliki Banyak Hewan Darat Terbesar di Dunia?
Andi Azwan Klaim Rismon...
Andi Azwan Klaim Rismon Sianipar Sudah Tidak Galak seperti Singa: Sekarang seperti Meong
Horor! Remaja Ini Tewas...
Horor! Remaja Ini Tewas Diterkam Singa Bonbin setelah Terobos Kandang
Pramono Ngaku Harimau...
Pramono Ngaku Harimau Kurus yang Viral Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
Rekomendasi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Hancurkan Kroasia di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved