Fauna Mesir Kuno: Keajaiban Alam yang Terabadikan dalam Sejarah

Selasa, 18 Juni 2024 - 07:33 WIB
loading...
Fauna Mesir Kuno: Keajaiban...
Ada banyak sekali hewan-hewan khas Mesir yang bahkan menginspirasi film dan budaya populer. Foto: ist
A A A
MESIR - Mesir Kuno tidak hanya memiliki peradaban megah dengan warisan budaya kaya, juga menyimpan kekayaan fauna yang menarik.

Lingkungan alam Mesir Kuno yang beragam, mulai dari padang pasir yang gersang hingga lembah Sungai Nil yang subur, menjadi habitat bagi berbagai spesies hewan yang unik dan eksotis.

Hewan-hewan ini tidak hanya menjadi bagian penting dari ekosistem, tetapi juga memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, mitologi, dan kepercayaan masyarakat Mesir Kuno.

Berikut beberapa hewan yang hidup di zaman Mesir Kuno, nama ilmiahnya, dan keunikannya yang menarik:

1. Kucing (Felis catus)
Fauna Mesir Kuno: Keajaiban Alam yang Terabadikan dalam Sejarah

Kucing adalah hewan yang sangat dihormati dan dipuja di Mesir Kuno. Mereka dianggap sebagai simbol dewi Bastet, dewi pelindung rumah tangga, kesuburan, dan kelahiran.

Kucing juga dihargai karena kemampuannya dalam memburu tikus dan ular yang mengancam hasil panen dan kesehatan manusia. Kucing sering kali dijadikan hewan peliharaan dan bahkan dimumikan setelah kematian sebagai bentuk penghormatan.

2. Anjing (Canis lupus familiaris)
Fauna Mesir Kuno: Keajaiban Alam yang Terabadikan dalam Sejarah

Anjing juga menjadi hewan peliharaan yang populer di Mesir Kuno. Mereka digunakan untuk berburu, menjaga rumah, dan bahkan menemani pemiliknya dalam perjalanan ke alam baka.

Anjing juga dikaitkan dengan dewa Anubis, dewa kematian dan pembalseman. Beberapa jenis anjing yang umum ditemukan di Mesir Kuno antara lain anjing pemburu Saluki, anjing gembala Armant, dan anjing penjaga Basenji.

3. Buaya Nil (Crocodylus niloticus)

Buaya Nil adalah predator puncak di Sungai Nil dan dianggap sebagai simbol dewa Sobek, dewa air dan kesuburan. Buaya Nil dihormati karena kekuatan dan keganasannya, dan beberapa kuil bahkan dibangun untuk menghormati mereka

Buaya Nil juga menjadi sumber makanan bagi masyarakat Mesir Kuno, meskipun perburuannya diatur dengan ketat untuk menjaga populasi mereka.

4. Kuda Nil (Hippopotamus amphibius)

Kuda nil adalah hewan semi-akuatik yang hidup di Sungai Nil dan dianggap sebagai simbol dewi Tawaret, dewi pelindung ibu hamil dan kelahiran. Kuda nil dihormati karena kekuatan dan kemampuannya untuk hidup di dua alam, yaitu air dan darat.
Namun, mereka juga ditakuti karena sifatnya yang agresif dan dapat menyerang manusia jika merasa terancam.

5. Babon Hamadryas (Papio hamadryas)

Babon Hamadryas adalah primata yang hidup di padang pasir dan daerah pegunungan di Mesir. Mereka dianggap sebagai simbol dewa Thoth, dewa kebijaksanaan, tulisan, dan ilmu pengetahuan. Babon Hamadryas sering kali digambarkan dalam seni Mesir Kuno sebagai hewan yang cerdas dan bijaksana.

6. Burung Ibis (Threskiornis aethiopicus)

Burung Ibis adalah burung air yang hidup di Sungai Nil dan dianggap sebagai simbol dewa Thoth. Burung Ibis dihormati karena kemampuannya dalam mencari makan di lumpur dan membersihkan lingkungan. Mereka juga dianggap sebagai simbol kebijaksanaan dan pengetahuan.

7. Kumbang Scarab (Scarabaeus sacer)
Fauna Mesir Kuno: Keajaiban Alam yang Terabadikan dalam Sejarah

Kumbang Scarab adalah serangga yang hidup di kotoran hewan dan dianggap sebagai simbol dewa Khepri, dewa matahari terbit. Kumbang Scarab dihormati karena kemampuannya dalam menggulingkan bola kotoran yang dianggap sebagai simbol matahari. Mereka juga dianggap sebagai simbol kelahiran kembali dan transformasi.

Baca Juga: Inilah Burung yang Terancam Punah di Indonesia, Nomor 2 hanya Tersisa Ratusan Ekor

8. Ular Kobra Mesir (Naja haje)
Fauna Mesir Kuno: Keajaiban Alam yang Terabadikan dalam Sejarah

Ular Kobra Mesir adalah ular berbisa yang hidup di padang pasir dan daerah pertanian di Mesir. Mereka dianggap sebagai simbol dewi Wadjet, dewi pelindung Mesir Hilir. Ular Kobra Mesir dihormati karena kekuatan dan kemampuannya dalam melindungi dari musuh. Racun mereka juga digunakan dalam ritual keagamaan dan pengobatantradisional.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cacing Zombie Hilang...
Cacing Zombie Hilang Secara Misterius, Bikin Ilmuwan Gelisah
Struktur Misterius di...
Struktur Misterius di Samping Piramida Agung Giza Jadi Tanda Tanya Besar
Jurassic Park Ternyata...
Jurassic Park Ternyata Benar! Nyamuk Bisa Bawa DNA Hewan
Mata Rusa Kutub Bisa...
Mata Rusa Kutub Bisa Melihat Sesuatu Melebihi Alat Canggih Manapun
Hewan Mana yang Berpasangan...
Hewan Mana yang Berpasangan Seumur Hidup? Setia Sampai Mati
Rusak Parah, Mesir Merakit...
Rusak Parah, Mesir Merakit Kembali Perahu Raja Firaun
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
Israel Terus Bombardir...
Israel Terus Bombardir Gaza, Mesir Marah Besar!
Agen Mata-mata Israel...
Agen Mata-mata Israel Isyaratkan Mesir dan Turki sebagai Target Perang Berikutnya
Rekomendasi
Rudal Iran Guncang Israel,...
Rudal Iran Guncang Israel, Trump: Netanyahu Tak Boleh Balas Dendam
Tak Lupa Masa Lalu,...
Tak Lupa Masa Lalu, RM BTS Beri Hadiah Pernikahan Rp120 Juta untuk Sleepy
Oditur Militer Sampaikan...
Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus
Berita Terkini
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved