Pasir Pantai Pink Garnet Diklaim Ilmuwan Berasal dari Gunung Antartika
Kamis, 13 Juni 2024 - 15:56 WIB
loading...
Pantai Pink Garnet. IFL Science
A
A
A
SIDNEY - Pasir merah muda yang indah di Semenanjung Yorke dan Fleurieu di Australia Selatan ternyata memiliki asal-usul yang mengejutkan.
BACA JUGA - Diyakini Punya Khasiat, Pasir Pantai Kejawanan Cirebon Diteliti
Seperti dilansir dari IFL Science, Kamis (15/6/20234) warna merah jambu yang unik ini berasal dari batu delima yang dihaluskan, dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa sumbernya kemungkinan besar adalah gunung yang sekarang terkubur di bawah es di Antartika, ribuan kilometer jauhnya.
Meskipun Australia Selatan terkenal dengan ikon berwarna merah jambu seperti danau berwarna pink dan celana pendek mantan Perdana Menteri, pasir merah muda di pantai-pantai ini masih tergolong jarang diketahui.
Butiran-butiran halus ini, berwarna merah muda karena dedaunan delima yang hancur, bervariasi dalam konsentrasinya di berbagai pantai, dari hampir tak terlihat hingga mendominasi seluruh hamparan pasir.
Menentukan asal-usul pasir delima ini terbilang mudah, karena kondisi geologis yang menghasilkannya jarang terjadi dalam sejarah Bumi.
BACA JUGA - Diyakini Punya Khasiat, Pasir Pantai Kejawanan Cirebon Diteliti
Seperti dilansir dari IFL Science, Kamis (15/6/20234) warna merah jambu yang unik ini berasal dari batu delima yang dihaluskan, dan penelitian terbaru menunjukkan bahwa sumbernya kemungkinan besar adalah gunung yang sekarang terkubur di bawah es di Antartika, ribuan kilometer jauhnya.
Meskipun Australia Selatan terkenal dengan ikon berwarna merah jambu seperti danau berwarna pink dan celana pendek mantan Perdana Menteri, pasir merah muda di pantai-pantai ini masih tergolong jarang diketahui.
Butiran-butiran halus ini, berwarna merah muda karena dedaunan delima yang hancur, bervariasi dalam konsentrasinya di berbagai pantai, dari hampir tak terlihat hingga mendominasi seluruh hamparan pasir.
Menentukan asal-usul pasir delima ini terbilang mudah, karena kondisi geologis yang menghasilkannya jarang terjadi dalam sejarah Bumi.
Lihat Juga :