4 Alasan Apple Pilih Buka Store di Malaysia, Bukan Indonesia

Selasa, 04 Juni 2024 - 18:06 WIB
loading...
A A A
Di Malaysia, iPhone mengakomodir 13 persen market share atau tumbuh 12 persen dibandingkan tahun lalu. Sisanya, Ada Xiaomi 19 persen dan vivo 13 persen.

2. Kemudahan Berbisnis

Malaysia memiliki peringkat yang lebih tinggi dalam kemudahan berbisnis dibandingkan Indonesia. Hal ini berarti proses perizinan dan regulasi di Malaysia cenderung lebih mudah dan cepat, sehingga menarik bagi perusahaan asing seperti Apple.

3. Stabilitas Ekonomi dan Politik

Malaysia memiliki stabilitas ekonomi dan politik yang lebih baik dibandingkan Indonesia. Hal ini memberikan kepastian bagi investor dan perusahaan asing untuk berinvestasi jangka panjang di negara tersebut.

4. Infrastruktur Lebih Baik, Daya Beli Tinggi

Infrastruktur di Malaysia, terutama di kota-kota besar, umumnya lebih baik daripada di Indonesia. Ini termasuk jaringan transportasi, telekomunikasi, dan listrik yang lebih stabil, yang penting untuk operasional Apple Store.

Meskipun jumlah pengguna iPhone di Indonesia lebih besar, Malaysia memiliki potensi pasar yang menjanjikan dengan daya beli yang lebih tinggi dan pertumbuhan kelas menengah yang pesat.

Baca Juga: Desain Apple Store Malaysia Mirip Tudung Saji, di Singapura Mengapung di Atas Air

Meskipun belum ada Apple Store resmi di Indonesia, Apple tetap memiliki kehadiran yang kuat di pasar Indonesia melalui jaringan distributor dan reseller resmi seperti iBox dan lainnya. Namun, pembukaan Apple Store di Malaysia menunjukkan bahwa Apple melihat potensi besar di pasar Asia Tenggara dan bersedia untuk berinvestasidiwilayahini.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bocoran Spesifikasi...
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18 Series serta iPhone Ultra Foldable 2026
Teknologi Baru yang...
Teknologi Baru yang Akan Ada di iPhone 18 Pro Bocor
Era Baru Apple Dimulai:...
Era Baru Apple Dimulai: Ternus Masuk, Saham Meroket Capai Rp67.000 Triliun
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Akhir Era Tim Cook:...
Akhir Era Tim Cook: Mengenang CEO yang Tak Pernah Jadi Steve Jobs, Namun Membuat Investor Kaya Raya
Apple Tutup 3 Gerai...
Apple Tutup 3 Gerai Apple Store di Amerika, Alasannya Bikin Kaget!
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Profil Pendidikan John...
Profil Pendidikan John Ternus, dari Lulusan Teknik Mesin kini CEO Baru Apple
Apple Terjun di Formula...
Apple Terjun di Formula 1, Begini Ekosistem Teknologinya
Rekomendasi
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Dari Iran ke Indonesia,...
Dari Iran ke Indonesia, Pesepeda Arezoo Tampil Memukau Lewat Sentuhan Ade Fitri Kirana
Berita Terkini
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Hadirkan Panggung Hiburan...
Hadirkan Panggung Hiburan dan Aksi Sosial, Truk SnackVideo 2026 Keliling Berbagai Daerah
BRIN Teliti Rafflesia...
BRIN Teliti Rafflesia Anambas yang Viral, Bunga Langka Jenis Baru?
RTX 5070Ti, OLED, dan...
RTX 5070Ti, OLED, dan Bola Sepak: Laptop Piala Dunia Buatan Lenovo Ini Harganya Rp62 Juta
Helikopter S-300 Tak...
Helikopter S-300 Tak Berawak Jadi Senjata Anti-kapal Selam
X Luncurkan Fitur Reaksi...
X Luncurkan Fitur Reaksi Video untuk Pengguna iOS
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved