Vodka Mengandung Batu Meteorit Segera Dirilis, Bagaimana Rasanya? 

Sabtu, 01 Juni 2024 - 12:34 WIB
loading...
Vodka Mengandung Batu...
Shooting Star Vodka berbahan dasar gandum organik dan bahan botanikal dari Prancis yang disuling menggunakan iStill. (Foto: Oddity Central)
A A A
JAKARTA - Produsen minuman asal Prancis, Pegasus akan merilis debut di pasar minuman Amerika Serikat dengan sebuah produk unik, yaitu vodka mengandung batu meteorit asli.

Produk minuman yang tergolong ultra-premium itu dilabeli nama Shooting Star Vodka. Oddity Central melansir, Sabtu (1/6/2024) bahan dasar vodka tersebut dari gandum organik lokal dan bahan botanikal dari Prancis yang disuling menggunakan iStill, teknologi penyulingan tercanggih.

Campuran tersebut kemudian direduksi secara perlahan selama satu bulan menggunakan mata air murni dari sumur yang digali sedalam 150 meter di bawah pabrik penyulingan Pegasus di Burgundy.

Sisi unik Shooting Star Vodka daripada minuman premium lainnya terletak pada proses fermentasinya. Shooting Star Vodka disimpan dalam kumpulan kecil minimal selama satu tahun menggunakan toples terakota besar dengan potongan meteorit yang digantung di tengahnya. Saat batuan ruang angkasa tersebut larut sebagian ke dalam vodka, konon hal itu memberikan rasa mineral pada minuman tersebut.

Baca Juga: Lagi Ngopi, Perempuan Ini Kejatuhan Meteorit

"Kehadiran chondrite, mineral unik pada meteorit, dalam produk akhir, memberikan rasa mineral yang unik yang melengkapi tekstur halus dan lembut yang menjadi ciri khas vodka kami," kata pendiri dan CEO Pegasus, Maxime Girardin, kepada The New York Post.

Kesuksesan menciptakan vodka dengan batu meteorit membuat Pegasus ingin mencoba proyek unik selanjutnya. "Saat ini kami mencari cara untuk mewujudkan merek baru dan membotolkan bintang, memasukkan meteorit adalah cara terdekat yang bisa kami lakukan," kata Girardin.

Baca Juga: Ini Perbedaan Antara Meteor, Meteorit, dan Asteroid

Menariknya, merek minuman keras lain membanggakan tentang penyaringan minuman mereka menggunakan meteorit, tetapi Pegasus justru memasukkan rasa batuan luar angkasa ke dalam produknya melalui proses yang unik.

Masih belum jelas seperti apa rasa vodka yang mengandung batu meteorit ini. Lantaran Pegasus hanya menyebutkan bahwa kandungan mineral tersebut membuat rasa vodka bertahan lebih lama di lidah dibandingkan vodka lainnya.

Demi eksklusivitas, hanya terdapat 4.806 botol Shooting Star Vodka yang dibuat oleh Pegasus. Masing-masing akan dijual seharga USD180 - USD 200 atau setara dengan Rp2,9 juta hingga Rp3,3 juta. Belum ada informasi detail tentang pemesanan ataupun tempat pembelian resminya. Begitu pula kapan rilis resmi vodka ini.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
12 Meteorit Paling Unik...
12 Meteorit Paling Unik yang Pernah Ditemukan di Dunia
Harta Karun yang Ditemukan...
Harta Karun yang Ditemukan di Spanyol Berlapis Meteorit
Temuan Baru, Bumi Ternyata...
Temuan Baru, Bumi Ternyata Pernah Memiliki Cincin seperti Saturnus
Apakah Hajar Aswad Batu...
Apakah Hajar Aswad Batu Meteorit dari Luar Angkasa?
Ribuan Meteorit di Antartika...
Ribuan Meteorit di Antartika Menghilang, Ini Penyebabnya
Pecahan Benda Langit...
Pecahan Benda Langit yang Meledak di Jerman Ternyata Meteorit Super Langka
Batu Mars Terbesar di...
Batu Mars Terbesar di Dunia Terjual Seharga Rp88 Miliar di Pelelangan
Meteorit Mars Dijual...
Meteorit Mars Dijual Rp69,88 Miliar, Pemerintah Niger Marah
Batu Ini Terjual Rp86,5...
Batu Ini Terjual Rp86,5 Miliar karena Asalnya dari Mars
Rekomendasi
Jonatan Christie Tak...
Jonatan Christie Tak Mau Terbebani Ekspektasi di Final Indonesia Open 2026
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
Berita Terkini
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Kehilangan Kendali,...
Kehilangan Kendali, Anthropic Usulkan Hentikan Sementara Pengembangan AI
Infografis
Mantan Jenderal Zionis:...
Mantan Jenderal Zionis: 3 Penyebab Israel akan Segera Hancur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved