Ericsson: Akses Spektrum Pita Sedang Kunci Percepatan Adopsi 5G di Indonesia

Selasa, 28 Mei 2024 - 17:17 WIB
loading...
Ericsson: Akses Spektrum...
Head of Ericsson Indonesia Krishna Patil percaya bahwa keberadaan jaringan 5G akan membawa dampak positif bagi Indonesia. Foto: Sindonews/Syifa Fauziah
A A A
JAKARTA - Ericsson hari ini kembali menggelar Ericsson Imagine Live 2024 di Indonesia, menampilkan berbagai solusi teknologi canggih Ericsson dan use cases 5G yang relevan bagi Indonesia dalam transisinya menuju ekonomi digital.

Acara ini mengungkap solusi inovatif dan strategi transformatif, yang juga diperkenalkan pada Ericsson experience area selama Mobile World Congress Barcelona tahun ini.

Tujuannya untuk menjelajahi lanskap masa depan teknologi dan telekomunikasi, membayangkan berbagai peluang untuk bisnis dan masyarakat.

Head of Ericsson Indonesia, Krishna Patil, mengatakan peran infrastruktur 5G dalam mempercepat digitalisasi di Indonesia serta memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Infrastruktur digital kuat dan mumpuni yang kami siapkan di Indonesia akan membantu menjembatani kesenjangan digital, menciptakan lapangan kerja, mendorong perekonomian, serta mentransformasi Indonesia secara digital,” ujar Krishna Patil dalam pidatonya, Selasa (28/5/2024).

Ericsson sendiri merupakan perusahaan pertama yang melakukan uji coba 5G di Indonesia dan memungkinkan pelanggannya untuk meluncurkan non-Standalone 5G pada tahun 2021.

Krishna Patil menambahkan akses secara tepat waktu terhadap spektrum pita sedang yang terjangkau akan menjadi pendorong penting untuk mempercepat penyebaran 5G dan mendapatkan manfaat penuh dari konektivitas bagi Indonesia.

Dia juga menegaskan pentingnya mendapatkan kejelasan mengenai waktu untuk alokasi spektrum pita sedang dan persyaratan alokasi yang ramah investasi sebagai katalisator untuk mempercepat penyebaran 5G di Indonesia.

Menurut GSMA, dari tahun 2024-2030, 5G diperkirakan akan berkontribusi lebih dari 41 miliar USD terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) bagi perekonomian Indonesia.

"5G akan memberdayakan Indonesia untuk mengembangkan potensi Industri 4.0 dan akan menjadi fondasi untuk mewujudkan agenda pemerintah menuju visi Indonesia Digital 2045," sambung Krishna.

Menurut Krishna kehadiran 5G membuka peluang baru bagi para operator, baik dalam bisnis mobile broadband yang sudah mapan maupun eksplorasi kumpulan peluang baru.

Baca Juga: Saingi AS, China Siapkan Teknologi Internet Fiber Optik Bawah Laut

“Evolusi yang saling berhubungan dari bisnis mobile broadband, fixed wireless access, jaringan privat, dan jaringan yang dapat diprogram (Programmable networks), berdasarkan paparan kemampuan jaringan untuk mengembangkan aplikasi, mendukung pendekatan berlapis dalam pengembangan bisnis. Hal ini memungkinkan operator di Indonesia mengaplikasikannya secara berdampingan, sehingga mengoptimalkan peluang mereka dalam menciptakan keuntungan di tengah lanskap 5G yang berkembang pesat,” tutupKrishnaPatil.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satelit Terbesar di...
Satelit Terbesar di Dunia Diluncurkan, Sinyal 5G Dipantulkan dari Luar Angkasa
Eropa Larang Perangkat...
Eropa Larang Perangkat 5G Menggunakan Merek Huawei dan ZTE
Perlombaan Mencetak...
Perlombaan Mencetak 9 Juta Talenta Digital: Mampukah Hackathon Selamatkan Visi Indonesia Emas 2045?
Ericsson Pamerkan Sihir...
Ericsson Pamerkan Sihir 5G di Telkomsel Solution Day
Ladang Uang Baru 5G...
Ladang Uang Baru 5G Terungkap: Fixed Wireless Access, Perang Perebutan Internet Rumah Dimulai
Lompatan 30 Tahun: Dari...
Lompatan 30 Tahun: Dari BTS Pertama ke Hyper 5G, Batam Jadi Jantung Digital Baru Indonesia
Ericsson dan Qualcomm...
Ericsson dan Qualcomm Dukung Talenta Digital Indonesia Lewat Hackathon 5G dan AI
Ericsson Pamerkan Solusi...
Ericsson Pamerkan Solusi Nyata 5G bagi Industri dan Daya Saing Bisnis
Dorong Inovasi Smart...
Dorong Inovasi Smart Manufacturing di Indonesia, Ericsson Luncurkan Hackathon
Rekomendasi
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Biaya Haji Tahun 2027...
Biaya Haji Tahun 2027 Turun? Begini Penjelasan Kemenhaj
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved