Dinilai Berbahaya, Google Hapus Jawaban AI yang Tak Masuk Akal

Minggu, 26 Mei 2024 - 10:46 WIB
loading...
Dinilai Berbahaya, Google...
Google Hapus Jawaban AI . FOTO/ DAILY
A A A
MENLO PARK - Google sedang berupaya menghapus jawaban AI yang aneh secara manual dari hasil pencariannya. Hal ini dikarenakan maraknya contoh Ikhtisar AI, produk baru Google, yang memberikan jawaban tidak masuk akal, seperti menyarankan pengguna menempelkan lem pada pizza atau memakan batu.

BACA JUGA - 5 Kekurangan ChatGPT Menurut Google Bard

Seperti dilansir dari The Verge, Minggu (26/5/2024), peluncuran yang berantakan ini membuat Google bergegas menonaktifkan Ikhtisar AI secara manual untuk beberapa pencarian tertentu. Hal ini menyebabkan banyak meme yang muncul di media sosial, namun kemudian dihapus dengan cepat.

Situasi ini cukup membingungkan, mengingat Google telah menguji Ikhtisar AI selama setahun, diluncurkan dalam versi beta pada Mei 2023 dengan nama "Pengalaman Generatif Penelusuran". CEO Sundar Pichai bahkan menyatakan bahwa perusahaan menangani lebih dari satu miliar kueri pada saat itu.

Namun, Pichai juga mengungkapkan bahwa Google telah menurunkan biaya penyampaian jawaban AI hingga 80% dalam periode yang sama, "didorong oleh terobosan perangkat keras, teknik, dan teknologi." Hal ini menunjukkan bahwa optimasi mungkin dilakukan terlalu dini, sebelum teknologi benar-benar siap.

Salah satu pendiri AI, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan kepada The Verge, "Perusahaan yang dulunya dikenal sebagai pelopor dan menghasilkan produk berkualitas tinggi, kini dikenal dengan keluaran berkualitas rendah yang menjadi meme."
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Kerahkan Senjata...
Israel Kerahkan Senjata Super HYPNOSIS untuk Butakan Semua Target Terbang
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Teknologi Referee View...
Teknologi Referee View Ubah Pengalaman Menonton Piala Dunia FIFA 2026
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
AI Ubah Cara Mengelola...
AI Ubah Cara Mengelola Proyek, Kompetensi Project Manager Tetap Jadi Kunci Kepemimpinan
Airlangga Bertolak ke...
Airlangga Bertolak ke Shanghai Tanda Tangani Pendirian WAICO
Rekomendasi
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Berita Terkini
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Motorola Razr Fold Diluncurkan,...
Motorola Razr Fold Diluncurkan, Lipatan Smartphone Tidak Terlihat
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Infografis
Dzikry Lazuardi, Analis...
Dzikry Lazuardi, Analis Persija yang Dipercaya John Herdman Masuk Tim Pelatih Timnas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved