Catat! Ini Warna yang Sangat Disukai dan Dibenci Nyamuk
Sabtu, 25 Mei 2024 - 08:00 WIB
loading...
A
A
A
Studi yang diterbitkan pada tahun 2022 ini, dilakukan dengan melacak perilaku nyamuk demam kuning betina, Aedes aegypti, saat dihadapkan pada berbagai jenis rangsangan visual dan bau. Hanya nyamuk betina yang menghisap darah, dan gigitan dari A. aegypti dapat menularkan penyakit serius seperti demam berdarah, demam kuning, chikungunya, dan Zika.
Baca Juga: Amerika Serikat Siap Melepas Miliaran Nyamuk Mutan
Para peneliti mengamati serangga di ruang uji mini yang diisi dengan bau dan pola visual berbeda, termasuk titik berwarna atau tangan manusia. Tanpa rangsangan bau, nyamuk sebagian besar mengabaikan titik di dasar ruang, terlepas dari warnanya. Namun, ketika semprotan karbon dioksida ditambahkan, nyamuk terbang menuju titik yang berwarna merah, oranye, hitam, atau sian — tetapi menghindari yang berwarna hijau, biru, dan ungu.
Manusia menghembuskan karbon dioksida, yang bisa dicium oleh serangga, dan percobaan menunjukkan bahwa gas tersebut membuat mata nyamuk lebih menyukai panjang gelombang tertentu dalam spektrum visual. "Bayangkan Anda berada di trotoar dan mencium bau kulit pie dan kayu manis. Itu mungkin tanda bahwa ada toko roti di dekatnya, dan Anda mungkin mulai mencarinya. Di sini, kami mulai mempelajari elemen visual apa yang dicari nyamuk setelah mencium versi toko roti mereka sendiri," kata Riffell.
Dengan mengetahui warna pakaian yang disukai dan diabaikan nyamuk, kita bisa lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan ekstra saat beraktivitas baik di luar maupun di dalam ruangan.
Baca Juga: Amerika Serikat Siap Melepas Miliaran Nyamuk Mutan
Para peneliti mengamati serangga di ruang uji mini yang diisi dengan bau dan pola visual berbeda, termasuk titik berwarna atau tangan manusia. Tanpa rangsangan bau, nyamuk sebagian besar mengabaikan titik di dasar ruang, terlepas dari warnanya. Namun, ketika semprotan karbon dioksida ditambahkan, nyamuk terbang menuju titik yang berwarna merah, oranye, hitam, atau sian — tetapi menghindari yang berwarna hijau, biru, dan ungu.
Manusia menghembuskan karbon dioksida, yang bisa dicium oleh serangga, dan percobaan menunjukkan bahwa gas tersebut membuat mata nyamuk lebih menyukai panjang gelombang tertentu dalam spektrum visual. "Bayangkan Anda berada di trotoar dan mencium bau kulit pie dan kayu manis. Itu mungkin tanda bahwa ada toko roti di dekatnya, dan Anda mungkin mulai mencarinya. Di sini, kami mulai mempelajari elemen visual apa yang dicari nyamuk setelah mencium versi toko roti mereka sendiri," kata Riffell.
Dengan mengetahui warna pakaian yang disukai dan diabaikan nyamuk, kita bisa lebih waspada dan mengambil langkah pencegahan ekstra saat beraktivitas baik di luar maupun di dalam ruangan.
(msf)
Lihat Juga :