Wow! Sehelai Bulu Burung Ini Terjual Rp455 Juta, Apa Istimewanya?

Kamis, 23 Mei 2024 - 09:28 WIB
loading...
Wow! Sehelai Bulu Burung...
Sehelai bulu burung Huia terjual dengan harga fantastis dalam sebuah lelang. (Foto: Webb’s Auction House)
A A A
JAKARTA - Sehelai bulu burung dari Selandia Baru terjual dengan harga fantastis dalam sebuah lelang. Bulu burung langka Huia tersebut laku USD28.400 atau sekira Rp455 juta. Burung Huia terakhir terlihat pada awal abad ke-20.

Webb's Auction House sebagaimana dilansir dari CNN, Kamis (23/5/2024) mencatat penjualan bulu burung huia ini memecahkan rekor bulu burung termahal yang pernah dijual di dunia. "Bulu huia yang langka ini adalah contoh indah dari sejarah alam Aotearoa dan mengingatkan kita akan kerapuhan ekosistem kita," kata Leah Morris, kepala seni dekoratif di balai lelang yang berbasis di Auckland.

Sebagai objek penting nasional, bulu burung huia tersebut hanya dapat dibeli oleh kolektor terdaftar dan tidak dapat dibawa ke luar negeri tanpa izin dari Kementerian Kebudayaan dan Warisan Selandia Baru.

Wow! Sehelai Bulu Burung Ini Terjual Rp455 Juta, Apa Istimewanya?


Baca Juga: 5 Fakta Nightjar, Burung Langka Mirip Naga

Burung Huia merupakan anggota keluarga burung gelatik. Bagi suku Maori, bulu burung itu adalah tanda status tinggi dan bulu yang khas berujung putih digunakan untuk hiasan kepala upacara. Menurut Museum of New Zealand, hanya mereka yang berpangkat kepala suku yang diizinkan untuk memakai bulu huia. Bulu tersebut sering ditukar dengan barang berharga lainnya atau diberikan sebagai hadiah untuk menunjukkan persahabatan dan rasa hormat.

Penduduk Selandia Baru juga menganggap burung huia sebagai simbol prestise. Mereka menggunakan bulu hewan itu untuk aksesoris fesyen dan huia yang diawetkan dipasang sebagai hiasan di rumah-rumah mewah.

Baca Juga: 4 Hewan yang Hidup di Segitiga Bermuda, Nomor 2 Burung Langka Simbol Nasional

Pemburu Maori dan Eropa membunuh burung huia dalam jumlah besar selama abad ke-19 lalu menjual kulitnya kepada kolektor dan pedagang mode. Popularitas mematikan burung huia dilaporkan semakin meningkat ketika Duke dan Duchess of York difoto mengenakan bulu di topi selama perjalanan ke Selandia Baru pada 1901. "Orang-orang menjadi heboh dan memutuskan bahwa semua orang menginginkan bulu huia," kata Morris.

Upaya yang dilakukan oleh para ilmuwan di awal 1900-an untuk melestarikan sisa-sisa burung huia gagal. Rencana pemerintah untuk mengirim burung ke pulau-pulau lepas pantai mengakibatkan mereka yang mengumpulkan burung tersebut menjualnya sebagai spesimen mati.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Burung Merpati Punya...
Burung Merpati Punya GPS Canggih Alamiah Melebihi Teknologi Buatan Manusia
Gurita Biru Kehijauan...
Gurita Biru Kehijauan Langka Ditemukan di Dasar Laut Galapagos
Terungkap Kebiasaan...
Terungkap Kebiasaan Burung Galapagos Melakukan Perjalanan Sejauh 3.000 Mil
Kura-kura Galapagos...
Kura-kura Galapagos Tertua Mati pada Usia 141 Tahun
Spesies Kodok Langka...
Spesies Kodok Langka Ditemukan Bisa Melahirkan Lebih dari 100 Bayi
Spesies Baru Laba-laba...
Spesies Baru Laba-laba dengan Jenis Kelamin Ganda Ditemukan
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
JCB Hydromax, Mesin...
JCB Hydromax, Mesin Hidrogen 1.600 HP Siap Pecahkan Rekor Dunia
Pendidikan Letda TNI...
Pendidikan Letda TNI Rizki Juniansyah, Lifter yang Pecahkan Rekor Dunia SEA Games 2025
Rekomendasi
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Infografis
Fantastis, Ini Motor...
Fantastis, Ini Motor Bebek Termahal di Indonesia Harga Rp81 Juta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved