Langkah Tepat untuk Mengurangi Efek Perubahan Iklim

Kamis, 16 Mei 2024 - 15:52 WIB
loading...
Langkah Tepat untuk...
Panas ekstrem merupakan salah satu efek dari Perubahan Iklim. FOTO/ IFL Science
A A A
JAKARTA - Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC) telah menetapkan bahwa kita perlu membatasi pemanasan global hingga 1,5°C di atas tingkat pra-industri untuk menghindari dampak terburuk perubahan iklim. Untuk mencapai hal ini, kita perlu mencapai emisi nol bersih pada tahun 2050.

BACA JUGA - Perubahan Iklim dan Pertanian Hijau

Mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) adalah tantangan yang besar, tetapi itu adalah tantangan yang harus kita atasi. Sains iklim dapat membantu kita memahami tantangan ini dan mengembangkan solusi yang efektif. Dengan bekerja sama, kita dapat membangun masa depan yang lebih berkelanjutan untuk planet kita.

Ada banyak cara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca GRK, seperti yang terdapat dalam laporan tahunan British American Tobacco (BAT) Group resmi menerbitkan Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan Gabungan yang merinci kinerja unggul dalam bidang ESG secara global.

Laporan ini menyoroti mengurangi emisi gas rumah kaca sesuai dengan perkembangan sains mengenai iklim:

Pengurangan emisi gas rumah kaca dalam Scope 1 dan 2 sebesar 33,1% pada tahun 2023, dan pengurangan emisi dalam Scope 3 sebesar 12,48% pada tahun 2022 dibandingkan dengan data awal di tahun 2020.

Mengurangi limbah operasional hingga 28,2% (dibanding data awal di tahun 2017), sehingga target pengurangan 25% BAT tercapai lebih cepat.

Selain itu, tercatat 94% bahan yang digunakan untuk kemasan terbuat dari bahan yang dapat digunakan kembali, didaur ulang, atau dijadikan kompos.

Mendorong target keanekaragaman hayati: Upaya mencapai target keanekaragaman hayati tetap terjaga (on track), termasuk 68,8% reboisasi area hutan yang sebelumnya menjadi rantai pasok tembakau kami pada tahun 2025.

"Setiap industri bertanggung jawab untuk berkontribusi mewujudkan masa depan Net Zero. Kami terus berkomitmen untuk membangun dan mengembangkan inisiatif ESG di Indonesia guna memberikan dampak nyata dan berkontribusi pada upaya global untuk mewujudkan masa depan yang lebih berkelanjutan." Dian Widyanarti, Head of Corporate and Regulatory Affairs Bentoel Group dalam keterangan persnya di Jakarta belum lama ini.

Masa depan planet Bumi bergantung pada tindakan kita hari ini. Dengan mengandalkan sains iklim dan bekerja sama, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan dan tahan iklim bagi semua.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hewan Semakin Menderita...
Hewan Semakin Menderita seperti Manusia Akibat Degradasi Lingkungan
Gelombang Panas Ekstrem...
Gelombang Panas Ekstrem Picu Darurat Iklim Global
Pendidikan Iklim Sejak...
Pendidikan Iklim Sejak Dini: Italia Wajibkan, Indonesia Baru Punya Oase di Semarang
Grab Pamer Angka Hijau...
Grab Pamer Angka Hijau Fantastis, tapi Cukupkah untuk Menebus Dosa Asap di Jalanan?
Panas Ekstrem di Indonesia...
Panas Ekstrem di Indonesia Bakal Berlangsung Lebih Lama
5 Negara dengan Polusi...
5 Negara dengan Polusi Udara Terkotor di Dunia
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Lionel...
5 Fakta Menarik Lionel Messi Meledak di Laga Pembuka Argentina di Piala Dunia 2026
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Berita Terkini
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Pembaruan Windows 11...
Pembaruan Windows 11 Menyebabkan Serangkaian Bug Serius
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved