Ini Lima Sektor yang Paling Rentan Serangan Siber

Kamis, 16 Mei 2024 - 06:37 WIB
loading...
Ini Lima Sektor yang...
Teknologi, Media dan Telekomunikasi menjadi sektor paling rentan serangan siber. (Foto: Nurul Amanah)
A A A
JAKARTA - Sektor Teknologi, Media dan Telekomunikasi (TMT) ternyata paling diincar oleh para penjahat siber. Salah satu alasannya karena perusahaan TMT terintegrasi dengan aktivitas bisnis digital serta akses dan konektivitas ke penanganan data sensitif.

Bahkan, penyedia solusi keamanan siber Ensign InfoSecurity mengidentifikasi bahwa Teknologi, Media, dan Telekomunikasi (TMT) sebagai industri yang paling banyak menjadi sasaran ancaman siber pada tahun 2023.

Ensign juga melihat sektor lainnya seperti keuangan, pemerintahan, energi, dan manufaktur termasuk dalam lima besar sektor di Indonesia yang paling banyak diincar.

Mengenai jenis serangan siber yang paling banyak dilakukan, Adithya Nugraputra selaku Head of Consulting, Ensign InfoSecurity Indonesia memaparkan bahwa saat ini jenis ransomware masih menjadi primadona bagi penyerang.

Baca Juga: Waspada, Serangan Siber Bisa Mengancam Keberlangsungan Bisnis

Tercatat 42% dari seluruh serangan siber bertujuan untuk mendapatkan ransom atau uang tebusan lalu diikuti dengan penjualan akses (38%) dan penjualan data (8%). Para penyerang berusaha untuk memeras uang dari korban organisasi setelah melakukan penyerangan.

"Ransomware itu masih relevan dan masih menjadi salah satu yang paling banyak dilakukan oleh attacker karena ya mungkin keuntungannya untuk mereka," ujar Adithya Nugraputra.

Sementara temuan lain yang dipaparkan oleh Ensign adalah soal maraknya tren Artificial Intelligence (AI) sebagai ancaman untuk dunia siber. Sebagaimana diketahui, AI semakin digandrungi dan terus berkembang pesat seiring dengan maraknya penggunannya.

Baca Juga: China: AS 'Raja' Serangan Siber di Dunia

Meski AI membantu tim security, bak pisau bermata dua, AI yang terus berkembang juga semakin digandrungi oleh para penyerang. Al membantu Tim Security dengan alat yang lebih canggih untuk mendeteksi aktivitas mencurigakan atau jahat. Sementara penyerang menggunakan Al untuk eksplorasi awal dan akses seperti phishing hingga nantinya mulai mencari celah untuk melakukan serangan.

"AI sedang hits, ke depan pun akan berkembang untuk mempelajari banyak data, sangat membantu, menjadi relevan saat ini. Tapi selain membatu tim security, mereka juga membantu penyerang, mereka pakai AI melakukan pengintaian lalu mencoba melakukan serangan ke sistem AI, mencari celah sistem AI," katanya.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Provinsi di Indonesia...
5 Provinsi di Indonesia Jadi Target Penguatan Keamanan Siber Pemerintah
Perkuat Keamanan Siber...
Perkuat Keamanan Siber Nasional, Teknologi dari Korsel Dihadirkan
18 Juta Serangan Siber...
18 Juta Serangan Siber Mengguncang Asia Tenggara, Indonesia Diserang 3 Juta Kali
Dibobol 1.000 Kasus...
Dibobol 1.000 Kasus Sehari: Mengapa Penipuan Digital di Indonesia 4 Kali Lipat Lebih Ganas?
Keamanan Siber: Saat...
Keamanan Siber: Saat Ancaman AI Global Ditangkis Inovasi Lokal Indonesia
Rekor 100%! Seluruh...
Rekor 100%! Seluruh Perusahaan Indonesia Kompak Pakai AI demi Keamanan Siber
Gegara Ledakan AI, Industri...
Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China
International Industrial...
International Industrial Week Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Dorong Daya Saing Industri Melalui Inovasi dan Kemitraan Strategis
Evita DPR Soroti Ruwetnya...
Evita DPR Soroti Ruwetnya Industri Tekstil Nasional
Rekomendasi
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Imigrasi Semarang Bongkar...
Imigrasi Semarang Bongkar Praktik Love Scamming, Tangkap 4 WNA China
Berita Terkini
WhatsApp Menguji Fungsi...
WhatsApp Menguji Fungsi Fitur Lihat Sekali untuk Pesan
Acer Luncurkan Dua Kacamata...
Acer Luncurkan Dua Kacamata Pintar dengan Gambar Virtual 172 Inci
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Bangun Kedaulatan Digital,...
Bangun Kedaulatan Digital, Telkom Pertemukan Regulator dan Pemain Industri
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved