Arwah Vina Cirebon Bantu Ungkap Kasus Pembunuhan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Minggu, 12 Mei 2024 - 20:33 WIB
loading...
Arwah Vina Cirebon Bantu...
Adegan film yang diangkat dari kasus pembunuhan Vina Cirebon. FOTO/ YouTube
A A A
CIREBON - Kasus pembunuhan brutal Vina Cirebon 2016 lalu masih membekas di ingatan masyarakat Indonesia, apalagi kisah tragis ini diangkat jadi film oleh rumah produksi Dee Company.

BACA JUGA - Trailer Film Vina: Sebelum 7 Hari Resmi Rilis, Angkat Kisah Nyata Korban Geng Motor Cirebon

Kisah pilu perempuan bernama Vina yang menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan secara brutal oleh geng motor di Cirebon tahun 2016 silam ini mengundang perhatian banyak pihak

Ada fakta menarik dan tak masuk akal dalam perkara ini ketika kasus ini masih dalam penyelidikan kepolisian, arwah Vina masuk ke tubuh kawannya dan bercerita kala itu Ia bersama Eky dikejar rombongan geng motor sampai di jalan layang Talun. Di sinilah Vina dipukuli sampai kehilangan kesadaran. Ketika tersadar, Vina dibenturkan ke motor.

Belum puas, pelaku kembali menyiksanya dengan membenturkan kepala Vina ke aspal. Tangan dan kaki Vina pun dipukul menggunakan balok sampai patah dan robek. Tak berhenti sampai sana, Vina pun juga diperkosa oleh pelaku dan rekan-rekannya.

Lalu bagaina fenomena ini berdasarkan Penjelasan ilmiah tentang kesurupan menjadi pembahasan menarik untuk diulas. Bagi sebagian masyarakat Indonesia, mereka tentu sudah tidak asing lagi dengan istilah kesurupan.

Berbicara hal berbau mistis , ada cukup banyak istilah yang melekat bagi masyarakat Tanah Air. Dari sekian banyak yang dipercaya, salah satunya yang cukup menarik adalah fenomena kesurupan.

Lantas, apa itu sebenarnya kesurupan dan bisakah dijelaskan secara ilmiah?

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ‘Kesurupan’ berasal dari kata dasar ‘Surup'. Pemaknaannya adalah kemasukan (setan/roh), sehingga bertindak yang aneh-aneh atau tidak wajar.

Pada kepercayaan sebagian masyarakat, kesurupan diartikan ketika tubuh seseorang dirasuki makhluk halus. Ketika jiwanya dirasuki, orang tersebut bisa bertindak aneh atau setidaknya melakukan hal-hal di luar dari kebiasaannya.

Hampir serupa, perukiah memandang fenomena kesurupan sebagai kondisi hilangnya kesadaran akibat masuknya jin ke tubuh melalui aliran darah. Akibatnya, individu terkait tidak bisa mengendalikan diri.

Nah, setelah mengetahui arti kesurupan berdasarkan pemaknaan bahasa dan kepercayaan masyarakat, ada juga sejumlah pendapat lain yang mencoba mengambil sudut pandang berbeda. Salah satunya mencoba menelaah secara ilmiah.

Ada banyak studi yang mencoba menjelaskan istilah kerasukan secara ilmiah. Sebagai contoh, bisa diambil sebuah jurnal berjudul “Trapped Between Theological and Medical Notions of Possession: A Case of Possession Trance Disorder With a 3-Year Follow-Up” yang terbit di National Library of Medicine.

Dalam penjelasannya, sejumlah pakar mengklasifikasikan fenomena kesurupan sebagai Dissociative Trance Disorder (DTD). Selain itu, klasifikasi WHO edisi ke-10 dan 11 juga memasukkan Possession and Trance Disorder (PTD) pada bab gangguan disosiatif.

International Classification of Diseases 11th menjelaskan gangguan kesurupan sebagai perubahan nyata kondisi kesadaran seorang individu ketika digantikan oleh identitas lain yang bersifat eksternal.

Gejala-gejala yang membuat seseorang mengalami kejadian ini tidak muncul secara disengaja. Artinya, seseorang yang kesurupan pun tidak menyangka bakal mengalami kejadian tersebut.

Terkait faktor penyebabnya, gangguan seperti Possession Trance Disorder (PTD) ini belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa potensi yang bisa memengaruhinya seperti tekanan sosial dan mental yang muncul karena faktor genetik, lingkungan, hingga trauma di masa lalu.

Demikian ulasan mengenai penjelasan ilmiah tentang kesurupan. Jadi, bisa dipahami bahwa penjelasan terkait istilah kesurupan sebenarnya bisa berbeda-beda, tergantung sudut pandang yang diambil. Namun, tak perlu khawatir karena sejatinya perbedaan semacam ini sangatlah lazim dan harus diterima secara berdampingan.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penemuan Mengejutkan...
Penemuan Mengejutkan dari Mumi Oezti Berusia 5.000 Tahun Dibeberkan
Spesies Hewan Abadi...
Spesies Hewan Abadi Ditemukan di Dasar Laut
NASA Deteksi Sungai...
NASA Deteksi Sungai Eufrat Akan Kering Total pada Tahun 2040
Riset: Mimpi Bisa Meningkatkan...
Riset: Mimpi Bisa Meningkatkan Kemampuan Pecahkan Teka-teki Hidup
Ilmuwan Selalu Mencium...
Ilmuwan Selalu Mencium Mumi Mesir Kuno, Ini Alasannya
Dipercaya Bekas Besi...
Dipercaya Bekas Besi Pengikatnya, Benarkah Buraq seperti Kuda Putih Bersayap?
Sadis! Geng Motor Bacok...
Sadis! Geng Motor Bacok 2 Pengendara Motor di Flyover Cibodas Tangerang
FGD Sespimma Polri Angkatan...
FGD Sespimma Polri Angkatan ke-75, Perkuat Community Policing Atasi Geng Motor di Garut
Pembunuhan Alvaro Didorong...
Pembunuhan Alvaro Didorong Rasa Cemburu Ayah Tiri
Rekomendasi
Solusi Praktis Pengurusan...
Solusi Praktis Pengurusan Paspor dan Visa untuk Perjalanan Bisnis
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
BMKG Catat 612 Gempa...
BMKG Catat 612 Gempa Susulan Guncang Sulteng usai Gempa Besar M6,7
Berita Terkini
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi Industri, Hypernet Technologies Perkokoh Kemitraan Strategis di Bravo 500 Summit 2026
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved