Asosiasi Teknologi Amerika Khawatir Blokade Total Huawei Jadi Bumerang
Rabu, 19 Agustus 2020 - 01:46 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Juru bicara reguler Kementerian Luar Negeri China, Zhao Lijian, mengatakan, pada konferensi pers hari ini bahwa Amerika Serikat telah menggeneralisasi konsep keamanan nasional, menyalahgunakan kekuatan nasional, dan mengadopsi berbagai tindakan pembatasan terhadap perusahaan China seperti Huawei tanpa bukti nyata.
"Ini adalah tindakan hegemoni telanjang, dan kami akan terus mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China," ancamnya.
Keputusan AS Bukan Kejutan
Analis Jefferies menulis dalam sebuah laporan bahawa keputusan Amerika Serikat memblokir celah dalam aturan produk langsungnya tidak mengejutkan. Artinya, Huawei tidak bisa mengandalkan perusahaan desain chip pihak ketiga seperti MediaTek dan Unisoc untuk terus memproduksi ponsel.
Pada 7 Agustus, eksekutif Huawei, Yu Chengdong, mengatakan, karena sanksi AS, chip seri Kirin Huawei yang terkemuka di dunia tidak dapat diproduksi setelah tanggal 15 September. Dalam 10 tahun terakhir, eksplorasi Huawei di bidang chip telah berubah dari sangat terbelakang, relatif terbelakang, mengarah, menjadi diblokir.
“Kami telah menginvestasikan penelitian dan pengembangan besar-besaran, tetapi sayangnya, di bidang manufaktur semikonduktor, Huawei tidak berpartisipasi. Kami hanya melakukan desain chip, bukan pembuatan chip. Banyak chip kami yang sangat kuat tidak dapat diproduksi. Kami mengatakan bahwa untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan teknologi,” paparnya. (Baca juga: Terlalu Mahal, Pemerintah akan Atur Harga Swab Test Mandiri )
"Ini adalah tindakan hegemoni telanjang, dan kami akan terus mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China," ancamnya.
Keputusan AS Bukan Kejutan
Analis Jefferies menulis dalam sebuah laporan bahawa keputusan Amerika Serikat memblokir celah dalam aturan produk langsungnya tidak mengejutkan. Artinya, Huawei tidak bisa mengandalkan perusahaan desain chip pihak ketiga seperti MediaTek dan Unisoc untuk terus memproduksi ponsel.
Pada 7 Agustus, eksekutif Huawei, Yu Chengdong, mengatakan, karena sanksi AS, chip seri Kirin Huawei yang terkemuka di dunia tidak dapat diproduksi setelah tanggal 15 September. Dalam 10 tahun terakhir, eksplorasi Huawei di bidang chip telah berubah dari sangat terbelakang, relatif terbelakang, mengarah, menjadi diblokir.
“Kami telah menginvestasikan penelitian dan pengembangan besar-besaran, tetapi sayangnya, di bidang manufaktur semikonduktor, Huawei tidak berpartisipasi. Kami hanya melakukan desain chip, bukan pembuatan chip. Banyak chip kami yang sangat kuat tidak dapat diproduksi. Kami mengatakan bahwa untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan teknologi,” paparnya. (Baca juga: Terlalu Mahal, Pemerintah akan Atur Harga Swab Test Mandiri )
(iqb)
Lihat Juga :