Daftar Laba-Laba Paling Beracun di Dunia, Begini Cara Menghadapinya

Rabu, 08 Mei 2024 - 21:00 WIB
loading...
A A A
Laba-laba janda hitam (Latrodectus mactans) lebih agresif di antara keduanya, menarik lebih dari 2.500 pengunjung ke pusat pengendalian racun di Amerika Serikat setiap tahunnya, dan racunnya dikatakan 15 kali lebih kuat dibandingkan ular derik. Kebanyakan gigitan laba-laba janda hitam terjadi ketika orang secara tidak sengaja mengganggu sarangnya.

Mereka ditemukan di tumpukan kayu, garasi, ruang bawah tanah, lumbung, dan kotak kotoran luar ruangan yang menarik lalat, makanan favorit laba-laba.

Melansir Field and Stream, Senin (6/5/2024), gigitan laba-laba janda hitam ditandai dengan meninggalkan dua sengatan di kulit. Gigitannya mungkin terasa seperti tusukan jarum, namun racun saraf yang disuntikkan dapat menyebar dari lokasi gigitan ke dada, perut, atau bagian tubuh lainnya, menyebabkan nyeri dan kram otot yang parah, mual, dan kesulitan bernapas. Meskipun reputasinya sebagai tanaman yang berpotensi menjadi pembunuh, tidak ada kematian akibat laba-laba janda hitam di Amerika Serikat dalam beberapa dekade terakhir, dan sebagian besar korban gigitan dapat pulih tanpa komplikasi serius.

Baca Juga: Studi: Ternyata Laba-Laba Tidur Mendengkur seperti Manusia

Menghindari gigitan laba-laba


Racun laba-laba pertapa coklat (Loxosceles reclusa) mengandung protein yang menyerang membran sel pada jaringan dan merusak dinding pembuluh darah. Gigitan yang awalnya berupa lepuh putih kecil dapat berkembang menjadi bisul kulit besar memerlukan waktu beberapa bulan untuk sembuh.

Meski jarang terjadi, kematian biasanya disebabkan oleh infeksi dari luka yang penyembuhannya lambat. Oleh karena itu, penting untuk mencari pertolongan medis. Laba-laba ini umumnya ditemukan di wilayah Barat Tengah dan Selatan, namun dilaporkan berlebihan karena sering tertukar dengan spesies laba-laba lainnya. Ciri khasnya ada bintik gelap berbentuk biola di punggungnya, oleh karena itu dinamakan juga laba-laba biola.

"Faktanya, laba-laba tidak dapat menggigit manusia, kecuali ada tekanan buruk yang dapat menyebabkan laba-laba menempel pada kulit, seperti kontak yang tidak disengaja," jelas CDC Australia.

Selain itu, sebagian besar laba-laba yang mungkin di Amerika Utara lebih memilih melarikan diri daripada menyerang, jadi kecil kemungkinan akan mendapat masalah serius akibat gigitan laba-laba. Namun, seperti kata pepatah, sedikit pencegahan lebih baik daripada pergi ke ruang gawat darurat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Megah dan Mengerikan:...
Megah dan Mengerikan: Sarang Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan Membentang 106 Meter di Bawah Tanah
Jaring Laba-laba Terbesar...
Jaring Laba-laba Terbesar di Dunia Ditemukan, Bisa Menangkap Seekor Paus
Spesies Baru Laba-laba...
Spesies Baru Laba-laba dengan Jenis Kelamin Ganda Ditemukan
Laba-laba Laut Ini Mampu...
Laba-laba Laut Ini Mampu Bertahan Hidup dengan Beternak Bakteri Pemakan Metana di Tubuhnya
Laba-laba Laut Mengandung...
Laba-laba Laut Mengandung Metana Ditemukan di Dasar Laut Dalam
Sarang Laba-laba Dinosaurus...
Sarang Laba-laba Dinosaurus Ditemukan di Australia
Fakta Mengejutkan, Ternyata...
Fakta Mengejutkan, Ternyata Buaya adalah Hewan yang Sangat Setia
Terinspirasi Spider-Man,...
Terinspirasi Spider-Man, Ilmuwan Ciptakan Material Superhero
Laba-Laba Terbesar di...
Laba-Laba Terbesar di Dunia: Inilah Goliath Birdeater dari Hutan Amazon
Rekomendasi
Tak Lagi Sekadar Hiburan,...
Tak Lagi Sekadar Hiburan, Industri Entertainment Kini Jadi Ladang Investasi Baru
Dominasi Bintang Liga...
Dominasi Bintang Liga Inggris di Piala Dunia 2026
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Berita Terkini
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Meta Bantah Tuduhan...
Meta Bantah Tuduhan Medsosnya Menyebabkan Anak-anak Kecanduan
AS Menguji Pertempuran...
AS Menguji Pertempuran Udara Jarak Jauh dengan Dukungan AI F-16
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Bot Judi Online Kini...
Bot Judi Online Kini Lebih Canggih: Deteksi Konten Viral, Langsung Banjiri Ribuan Komentar
Top Up Game di VCGamers...
Top Up Game di VCGamers Dijamin Murah, Aman dan Cepat
Infografis
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026, Argentina Ditantang Cape Verde
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved