Bumi Kian Panas, Ternyata Salah Satunya Akibat Siklus Matahari
Minggu, 05 Mei 2024 - 11:36 WIB
loading...
Siklus Matahari ini membuat bumu semakin panas. FOTO/ WASHINGTON POST
A
A
A
NEW YORKS - Matahari memasuki periode yang dikenal sebagai Siklus Matahari, di mana aktivitasnya berubah-ubah selama 11 tahun. Periode ini akan ditandai dengan peningkatan aktivitas matahari, seperti semburan api, letusan, dan bintik matahari.
BACA JUGA - Suhu Panas Meningkat, Beijing Keluarkan Peringatan Merah
Saat ini, Matahari sedang menuju puncak siklusnya, yang diprediksikan akan terjadi sekitar tahun 2025.
Meskipun fenomena ini mungkin terlihat indah, terutama bagi para pengamat aurora, hal ini juga dapat membawa beberapa konsekuensi bagi Bumi.
“Tingkat aktivitas di sini adalah yang terbesar dalam 20 tahun terakhir, sejak sekitar tahun 2003,” kata Mark Miesch, anggota tim pemodelan surya di Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa NOAA seperti dilansir dari Washington Post, Minggu (5/5/2024).
Gangguan pada medan magnet Matahari dapat menyebabkan pemadaman radio, gangguan satelit, dan bahkan kerusakan pada infrastruktur listrik.
Para ilmuwan terus memantau aktivitas Matahari dan memprediksi potensinya. Informasi ini digunakan untuk memperingatkan operator infrastruktur kritis dan membantu mereka bersiap menghadapi potensi gangguan.
BACA JUGA - Suhu Panas Meningkat, Beijing Keluarkan Peringatan Merah
Saat ini, Matahari sedang menuju puncak siklusnya, yang diprediksikan akan terjadi sekitar tahun 2025.
Meskipun fenomena ini mungkin terlihat indah, terutama bagi para pengamat aurora, hal ini juga dapat membawa beberapa konsekuensi bagi Bumi.
“Tingkat aktivitas di sini adalah yang terbesar dalam 20 tahun terakhir, sejak sekitar tahun 2003,” kata Mark Miesch, anggota tim pemodelan surya di Pusat Prediksi Cuaca Luar Angkasa NOAA seperti dilansir dari Washington Post, Minggu (5/5/2024).
Gangguan pada medan magnet Matahari dapat menyebabkan pemadaman radio, gangguan satelit, dan bahkan kerusakan pada infrastruktur listrik.
Para ilmuwan terus memantau aktivitas Matahari dan memprediksi potensinya. Informasi ini digunakan untuk memperingatkan operator infrastruktur kritis dan membantu mereka bersiap menghadapi potensi gangguan.
Lihat Juga :