Setelah Vietnam, Apple Kucurkan Rp4 Triliun di Singapura, Kapan Indonesia?

Kamis, 18 April 2024 - 12:36 WIB
loading...
Setelah Vietnam, Apple...
Fasilitas Ang Mo Kio milik Apple di Singapura. (Foto: Apple)
A A A
JAKARTA - Apple bakal menggelontorkan dana lebih dari USD250 juta atau Rp4 triliun untuk memperluas fasilitas Ang Mo Kio miliknya di Singapura.

Dua gedung yang diakuisisi pada tahun 2022, yang berada di sebelah kantor mereka, akan direnovasi. "Pembangunan ini akan menyatukan tiga ruang unik untuk mendorong kolaborasi yang lebih besar bagi tim Apple yang sedang berkembang," tulis raksasa teknologi itu dalam sebuah pernyataan dilansir dari CNA, Rabu (17/4/2024).

Singapura berfungsi sebagai pusat operasi untuk Apple di kawasan Asia Tenggara dan merupakan pusat untuk peran penting dalam perangkat lunak, perangkat keras, layanan, dan dukungan.

"Ekspansi baru ini adalah pencapaian terbaru dalam pekerjaan Apple selama lebih dari empat dekade untuk mendorong penciptaan lapangan kerja dan hubungan yang mendalam dengan komunitas lokal, dan akan menyediakan ruang untuk pertumbuhan dan peran baru dalam kecerdasan buatan dan fungsi utama lainnya," tulis Apple.

Apple membuka fasilitas pertamanya di Singapura pada tahun 1981 dengan 72 karyawan dan sejak itu berkembang menjadi tim dengan lebih dari 3.600 orang.

Baca Juga:J okowi Dapuk Luhut Jadi Koordinator Investasi Apple di IKN

Menurut Apple, mereka mendukung lebih dari 60.000 pekerjaan melalui perekrutan langsung, rantai pasokan, dan ekonomi aplikasi iOS. Ada tiga lokasi toko Apple di Singapura, yaitu Orchard Road, Jewel Changi Airport, dan Marina Bay Sands.

Apple juga telah meningkatkan fasilitas dan labnya selama 10 tahun terakhir, termasuk menambah ruang di pusat teknologi perangkat kerasnya sebesar 50 persen sejak 2019. "Singapura benar-benar tempat yang unik, dan kami bangga dengan koneksi yang kami bangun dengan komunitas pembuat konten, pelajar, dan pemimpi yang dinamis ini," kata CEO Apple Tim Cook .

Baca Juga: CEO Apple Bertemu Jokowi di Istana Presiden, Investasi dan Pembangunan Pabrik Dibahas

“Dengan kampus kami yang terus berkembang, Apple menulis bab baru dalam sejarah kami di sini. Tim kami di Singapura telah memainkan peran penting dalam memperkaya kehidupan pelanggan kami dan kami tidak sabar untuk inovasi selama beberapa dekade mendatang.”

Seperti semua fasilitasnya, kampus yang diperluas akan beroperasi sepenuhnya dengan energi terbarukan. Apple telah menerapkan netral karbon untuk operasi perusahaannya sejak 2020 dan telah menjalankan semua fasilitasnya menggunakan 100 persen energi terbarukan sejak 2018.

Baca Juga: Investasi Apple di Vietnam: Rp260 Triliun dan 200 Ribu Tenaga Kerja, di Indonesia hanya Bikin Kursus

Pada hari Rabu, CEO Apple juga mengatakan bahwa perusahaan akan menjajaki pembangunan fasilitas manufaktur di Indonesia, setelah bertemu dengan Presiden Indonesia Joko Widodo. Saat ini Apple tidak memiliki fasilitas manufaktur di Indonesia tetapi telah mendirikan akademi pengembang aplikasi sejak 2018.

Sebelum bertemu Presiden Jokowi, CEO Apple Tim Cook terlebih dahulu mengunjungi Vietnam. Dia bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam Pham Minh Chinh. Belum ada pengumuman resmi tentang hasil pertemuan keduanya. Namun nilai investasi Apple di Vietnam sudah mencapai USD15,84 miliar atau Rp258 triliun dan menciptakan sekitar 200 ribu lapangan kerja.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Mengapa iPhone 11 Masih...
Mengapa iPhone 11 Masih Didukung iOS 27? Ini Jawabannya
Mengenal Siri AI di...
Mengenal Siri AI di WWDC 2026 dan Apa Saja Fitur Barunya?
Apa yang Dilakukan Elon...
Apa yang Dilakukan Elon Musk dan Tim Cook saat Menemani Trump ke China?
Indonesia Posisi Kedua...
Indonesia Posisi Kedua Negara yang Paling Mudah Dibodoh-bodohi
Bocoran Spesifikasi...
Bocoran Spesifikasi dan Harga iPhone 18 Series serta iPhone Ultra Foldable 2026
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG Indonesia
Rekomendasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Berita Terkini
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved