9 Karyawan Google Ditahan karena Demo Proyek Nimbus dengan Israel

Kamis, 18 April 2024 - 09:00 WIB
loading...
A A A
Pada Rabu dini hari, sebuah akun Instagram yang terkait dengan aksi protes tersebut mengatakan bahwa semua pekerja yang ditahan telah dibebaskan. "Tindakan polisi pada Selasa malam terjadi setelah "puluhan" karyawan diberi cuti administratif setelah berpartisipasi dalam aksi duduk hari itu tetapi pergi dengan damai," kata salah seorang peserta aksi.

Aksi unjuk rasa juga terjadi di luar kantor Google di New York, Sunnyvale, dan Seattle. Mereka menuntut Google membatalkan kontrak cloud computing senilai USD1,2 miliar dengan pemerintah Israel yang dikenal sebagai Project Nimbus , yang juga melibatkan Amazon. Pekan lalu, Time melaporkan bahwa kontrak tersebut melibatkan penyediaan layanan langsung ke Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

Pekerja yang ditahan di New York termasuk insinyur perangkat lunak Hasan Ibraheem dan Zelda Montes. Mereka juga termasuk dua pekerja yang diidentifikasi dengan nama depan mereka sebagai Jesús dan Mohammed pada panggilan speakerphone dengan pengunjuk rasa di luar kantor Google New York pada hari Selasa.

Project Nimbus telah menjadi sasaran protes oleh karyawan Google dan Amazon selama bertahun-tahun. Kelompok kampanye bernama No Tech for Apartheid - yang menggabungkan pekerja teknologi dari kelompok aktivis Muslim dan Yahudi, MPower Change dan Jewish Voice for Peace - dibentuk pada tahun 2021 setelah detail tentang kontrak cloud tersebut dipublikasikan.

Baca Juga: 70% Rumah di Gaza Dihancurkan Israel

Pekerja teknologi yang berdemo mengatakan kemampuan tersebut dapat digunakan oleh aparat keamanan Israel untuk menyerang warga Palestina.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uni Eropa Perintahkan...
Uni Eropa Perintahkan Google Membuka Fitur AI Android
Samsung dan Google Mulai...
Samsung dan Google Mulai Serang Apple dengan Fitur Ini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Rekomendasi
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Kapolri Bertemu Direktur...
Kapolri Bertemu Direktur FBI, Bahas Penguatan Kerja Sama Kejahatan Transnasional
Berita Terkini
Akankah iPhone 20 Pro...
Akankah iPhone 20 Pro Max Memiliki Layar Terbesar dalam Sejarah?
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Teknologi Deteksi Deepfake...
Teknologi Deteksi Deepfake Nvidia Mencapai Akurasi 94%
Infografis
9 Negara yang Pernah...
9 Negara yang Pernah Bangkrut karena Utang Menggila
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved