Gempa Taiwan Melumpuhkan Produsen Chip Terbesar Dunia, Apa Dampaknya?

Selasa, 09 April 2024 - 12:31 WIB
loading...
Gempa Taiwan Melumpuhkan...
TSMC diyakini telah menghentikan berbagai lini manufaktur dan konstruksi di lokasi pabrik baru karena diperlukan inspeksi menyeluruh pasca gempa. Foto: ist
A A A
JAKARTA - Dampak gempa berkekuatan magnitudo 7,5 yang mengguncang Taiwan pada Rabu, 3 April 2024, pagi ternyata sangat masif. Tidak hanya menelan korban jiwa dan kerusakan material signifikan, gempa tersebut juga membuat sejumlah pabrikan semikonduktor menghentikan chip mereka sementara.

Gempa Taiwan ini jadi yang terkuat dalam 25 tahun terakhir di pulau tersebut. Begitu masifnya, hingga memicu peringatan tsunami diikuti puluhan gempa susulan. Bencana tersebut memakan banyak korban hingga menyebabkan ratusan orang terluka dan setidaknya 9 orang tewas.

Dampak gempa bahkan meluas ke berbagai industri penting dalam ekonomi Taiwan, terutama manufaktur chip.

Penghentian Pabrik

Meski secara geografis Taiwan tidak luas, namun negara itu menjadi rumah bagi banyak produsen chip yang berperan penting secara global. Termasuk yang terbesar dan paling populer: Taiwan Semiconductor Manufacturing Co. (TSMC).

TSMC diyakini telah menghentikan berbagai lini manufaktur dan konstruksi di lokasi pabrik baru karena diperlukan inspeksi menyeluruh pasca gempa. Untuk saat ini, belum jelas apakah akan ada gangguan pada rantai pasokan ke konsumen utama perusahaan. Beberapa konsumen utama TSMC termasuk:

1. Apple
2. NVIDIA
3. Qualcomm
4. AMD
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apple Setuju Berkolaborasi...
Apple Setuju Berkolaborasi dengan Intel untuk Merancang dan Memproduksi Chip
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
Harga RAM untuk Router...
Harga RAM untuk Router Melonjak 600% karena Lonjakan Permintaan AI
Valve Tunda Peluncuran...
Valve Tunda Peluncuran Steam Machine dan Frame Akibat Krisis Komponen Global
Claude Opus 4.6 Dirilis,...
Claude Opus 4.6 Dirilis, Kemampuan Pemrograman Lebih Komprehensif
Tesla dan SpaceX Siap...
Tesla dan SpaceX Siap Bangun Pabrik Chip Terbesar
Presiden Prabowo Targetkan...
Presiden Prabowo Targetkan 15.000 Insinyur Indonesia Kuasai Teknologi Chip
China Berhasil Bangun...
China Berhasil Bangun Prototipe Mesin EUV untuk Kembangkan Chip
Rekomendasi
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved