Hasil Investigasi DNA, Ilmuwan Yakin Harimau Jawa Bersembunyi di dalam Hutan

Selasa, 02 April 2024 - 20:03 WIB
loading...
Hasil Investigasi DNA,...
Jejak Harimau Jawa ditemukan FOTO/ IFL SCIENCE
A A A
BANDUNG - Analisis DNA terbaru menunjukkan bahwa Harimau Jawa ( Panthera tigris sondaica), yang sebelumnya dinyatakan punah, mungkin masih ada di alam liar. Hal ini dinyakini sekelompok ilmuwan usai penemuan rambut Harimau Jawa di pedalaman hutan Jawa Barat.

BACA JUGA - Di Hutan-hutan Angker Ini Harimau Jawa Pernah Terlihat


Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica) dikategorikan sebagai Punah dalam Daftar Merah IUCN pada tahun 2008.

Sejak saat itu, terdapat beberapa observasi potensial, yang masing-masingnya tidak memiliki bukti substantif yang mendukungnya.

Namun, pada tahun 2019, penduduk setempat melihat apa yang mereka anggap sebagai harimau jawa di dekat desa Cipendeuy di hutan Sukabumi Selatan, Jawa Barat, disertai jejak kaki dan bekas cakaran. Mereka mengumpulkan sehelai rambut dari pagar terdekat.

Analisis terhadap rambut ini menunjukkan bahwa ia milik harimau jawa, meski diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan keberadaannya.

“Apakah harimau Jawa benar-benar masih ada di alam liar perlu dikonfirmasi dengan studi genetik dan lapangan lebih lanjut,” tim menyimpulkan dalam penelitian mereka.

Kalangan pelaku pelestarian lingkungan Indonesia memang masih hidup dan masih hidup.
yakin Harimau Jawa masih bersembunyi di dalam Hutan.

“Penelitian ini memicu spekulasi bahwa harimau jawa masih hidup di alam liar,” kata Satyawan Pudyatmoko, pejabat kementerian yang mengawasi konservasi, kepada Reuters.

“Kami telah mempersiapkan dan akan mempersiapkan upaya untuk meresponsnya.” tegasnya.

Menurut Reuters, upaya tersebut termasuk memasang kamera jebakan dan melakukan pemindaian DNA secara ekstensif, serta meminta saran dari pakar genetika untuk mengidentifikasi hewan apa pun yang mungkin tersisa di alam liar.

Harimau Jawa adalah hewan asli Indonesia, salah satu dari tiga subspesies harimau yang pernah ditemukan di negara tersebut. Pada tahun 2013, Harimau Bali (P. tigris balica) juga dinyatakan Punah oleh IUCN, sehingga hanya Harimau Sumatera (P. tigris sumatrae) yang masih hidup.

Perburuan dan perusakan habitat diduga menjadi salah satu penyebab kepunahan subspesies jawa

Dalam penelitian baru tersebut, para ilmuwan mempelajari DNA mitokondria (mtDNA) – materi genetik dari rambut dan membandingkannya dengan spesimen harimau jawa di museum, yang dikumpulkan pada tahun 1930.

Sampel rambut diambil dari beberapa subspesies harimau dan harimau jawa macan tutul (Panthera pardus melas) digunakan sebagai kontrol.

“Dari analisis mtDNA komprehensif ini kami menyimpulkan bahwa sampel rambut dari Sukabumi Selatan adalah milik harimau jawa, dan termasuk dalam kelompok yang sama dengan spesimen museum harimau jawa yang dikumpulkan pada tahun 1930,” tulis tim tersebut.

Tim akan segera mengetahuinya, jika ternyata masih ada beberapa harimau jawa di luar sana, kita harus melakukan apa yang kita bisa untuk melindungi mereka.

“Kalau misalnya terbukti masih ada, dipastikan menjadi satwa yang dilindungi,” kata Pudyatmoko kepada AFP. “Kewajiban semua pihak, termasuk masyarakat, untuk ikut melestarikan populasinya.”
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jepang Menggunakan Monster...
Jepang Menggunakan Monster Serigala untuk Menghalau Beruang
Aneh! Ilmuwan Temukan...
Aneh! Ilmuwan Temukan Mumi Cheetah Langka di Gurun Arab
Tiga Dekade Dinyatakan...
Tiga Dekade Dinyatakan Punah, Spesies Kucing Liar Ini Terlihat Lagi
Perdagangan Harimau...
Perdagangan Harimau Semakin Merajalela, Indonesia Termasuk Penyumbang Terbesar
Gunakan AI, Ilmuwan...
Gunakan AI, Ilmuwan Temukan Jenis Auman Baru Singa
Mengapa Afrika Memiliki...
Mengapa Afrika Memiliki Banyak Hewan Darat Terbesar di Dunia?
Patung Macan Putih Viral...
Patung Macan Putih Viral di Kediri Kini Jadi Ladang Cuan
Pramono Ngaku Harimau...
Pramono Ngaku Harimau Kurus yang Viral Miliknya: Mungkin Kangen Sama Saya
Ajaib! Butet Menang...
Ajaib! Butet Menang Duel Lawan 3 Harimau Sumatera
Rekomendasi
Kolombia Pecundangi...
Kolombia Pecundangi RD Kongo, Daniel Munoz Cetak Gol Penentu Kemenangan
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Inilah Doa dan Cara...
Inilah Doa dan Cara Mengusap Anak Yatim di Hari Asyura
Berita Terkini
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Gandeng PT Samafitro,...
Gandeng PT Samafitro, Hytera Perkuat Jaringan Komunikasi Profesional di Indonesia
Pergeseran domino dari...
Pergeseran domino dari Game HP Jadi Turnamen Pro Berhadiah Ratusan Juta
Aliansi Intelijen Keluarkan...
Aliansi Intelijen Keluarkan Peringatan Mendesak tentang Risiko yang Ditimbulkan AI
Review ASUS ExpertBook...
Review ASUS ExpertBook P3 P3405 dari Sisi Performa dan Desain
Infografis
Fenomena Ikan yang Hidup...
Fenomena Ikan yang Hidup di Laut Dalam Bermunculan ke Permukaan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved