Ahli Prediksi ke Depan AI Bisa Hidupkan Kembali Orang Mati secara Virtual
Minggu, 17 Maret 2024 - 23:02 WIB
loading...
A
A
A
Namun, saya juga prihatin dengan potensinya untuk memperburuk kebingungan, stres, depresi, paranoia, dan bahkan psikosis pada penggunanya, terutama mereka yang sedang berduka.
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memungkinkan terciptanya ChatGPT dan chatbot canggih lainnya yang memungkinkan percakapan seperti manusia.
Dengan teknologi deepfake, perangkat lunak AI dapat membuat representasi virtual interaktif dari orang yang meninggal menggunakan konten digital seperti foto, email, dan video.
Hantu digital dapat menjadi sumber hiburan bagi mereka yang berduka dengan memungkinkan mereka untuk terhubung kembali dengan orang terkasih yang telah tiada.
Teknologi ini juga memberikan kesempatan untuk mengucapkan hal-hal yang tak terucapkan atau mengajukan pertanyaan yang tak terjawab semasa hidup orang tersebut.
Namun, kemiripan yang luar biasa antara robot hantu dengan orang yang dicintai bisa berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa "deathbots" sebaiknya digunakan hanya sebagai alat bantu sementara dalam berduka untuk menghindari ketergantungan emosional yang berpotensi membahayakan.
Perkembangan kecerdasan buatan (AI) memungkinkan terciptanya ChatGPT dan chatbot canggih lainnya yang memungkinkan percakapan seperti manusia.
Dengan teknologi deepfake, perangkat lunak AI dapat membuat representasi virtual interaktif dari orang yang meninggal menggunakan konten digital seperti foto, email, dan video.
Hantu digital dapat menjadi sumber hiburan bagi mereka yang berduka dengan memungkinkan mereka untuk terhubung kembali dengan orang terkasih yang telah tiada.
Teknologi ini juga memberikan kesempatan untuk mengucapkan hal-hal yang tak terucapkan atau mengajukan pertanyaan yang tak terjawab semasa hidup orang tersebut.
Namun, kemiripan yang luar biasa antara robot hantu dengan orang yang dicintai bisa berbahaya. Penelitian menunjukkan bahwa "deathbots" sebaiknya digunakan hanya sebagai alat bantu sementara dalam berduka untuk menghindari ketergantungan emosional yang berpotensi membahayakan.
Lihat Juga :