5 Kekurangan Vision Pro Dibandingkan Quest di Mata Mark Zuckerberg
Minggu, 10 Maret 2024 - 08:38 WIB
loading...
5 Kekurangan Vision Pro . FOTO/ DAILY
A
A
A
CUPERTINO - Mark Zuckerberg, CEO Meta, baru-baru ini melontarkan kritik pedas terhadap headset AR/VR Vision Pro buatan Apple. Dalam sebuah wawancara, dia menyatakan bahwa Vision Pro memiliki beberapa kekurangan dibandingkan dengan headset Quest milik Meta.
BACA JUGA - YouTube Berencana Luncurkan Aplikasi Vision Pro
Seperti dilansir dari The Verge, Berikut 5 kekurangan Vision Pro Zuckerberg terhadap Vision Pro:
1. Kualitas Layar: Zuckerberg mengatakan bahwa layar Vision Pro memiliki resolusi yang lebih rendah daripada Quest 2, dan juga memiliki refresh rate yang lebih rendah. Hal ini, menurutnya, akan menghasilkan pengalaman visual yang lebih buruk bagi pengguna.
2. Ergonomi: Zuckerberg mengkritik desain Vision Pro yang ia nilai terlalu berat dan tidak nyaman dipakai dalam waktu lama. Dia juga mengatakan bahwa headset tersebut tidak memiliki fitur strap yang dapat disesuaikan dengan baik, sehingga bisa membuat pengguna merasa pusing.
3. Harga: Zuckerberg memprediksi bahwa Vision Pro akan memiliki harga yang jauh lebih mahal daripada Quest 2. Hal ini, menurutnya, akan membuat headset tersebut tidak terjangkau bagi banyak orang.
4. Keterbukaan Platform: Zuckerberg menekankan bahwa platform Quest 2 lebih terbuka dibandingkan dengan platform yang kemungkinan akan digunakan Vision Pro. Hal ini memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi dan game yang lebih beragam untuk Quest 2.
BACA JUGA - YouTube Berencana Luncurkan Aplikasi Vision Pro
Seperti dilansir dari The Verge, Berikut 5 kekurangan Vision Pro Zuckerberg terhadap Vision Pro:
1. Kualitas Layar: Zuckerberg mengatakan bahwa layar Vision Pro memiliki resolusi yang lebih rendah daripada Quest 2, dan juga memiliki refresh rate yang lebih rendah. Hal ini, menurutnya, akan menghasilkan pengalaman visual yang lebih buruk bagi pengguna.
2. Ergonomi: Zuckerberg mengkritik desain Vision Pro yang ia nilai terlalu berat dan tidak nyaman dipakai dalam waktu lama. Dia juga mengatakan bahwa headset tersebut tidak memiliki fitur strap yang dapat disesuaikan dengan baik, sehingga bisa membuat pengguna merasa pusing.
3. Harga: Zuckerberg memprediksi bahwa Vision Pro akan memiliki harga yang jauh lebih mahal daripada Quest 2. Hal ini, menurutnya, akan membuat headset tersebut tidak terjangkau bagi banyak orang.
4. Keterbukaan Platform: Zuckerberg menekankan bahwa platform Quest 2 lebih terbuka dibandingkan dengan platform yang kemungkinan akan digunakan Vision Pro. Hal ini memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi dan game yang lebih beragam untuk Quest 2.
Lihat Juga :