Pilot Batik Air A320 Tertidur saat Terbang, KNKT Lakukan Investigasi
Jum'at, 08 Maret 2024 - 20:57 WIB
loading...
Pesawat Batik Air. FOTO/ Aviationsourcenews
A
A
A
JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mengungkap bahwa pilot Batik Air tertidur saat menerbangkan pesawat Airbus A320 (PK-LUV) dengan nomor penerbangan ID6723 Kendari - Jakarta pada tanggal 25 Januari lalu. Kecerobohan ini terungkap setelah dilakukan investigasi.
BACA JUGA - China Luncurkan Pesawat Pengintai, Desainnya Mirip Pesawat Hawkeye AS
Melansir FlightGlobal, Jumat (8/3/2024), sebelumnya terjadi kejanggalan pada penerbangan ID6723 di mana pesawat sempat hilang kontak dan keluar jalur. Kala itu kedua pilot yang menerbangkan pesawat mengaku mengalami masalah radio hingga membuatnya gagal merespon petugas lalu lintas udara.
Namun setelah ditelisik, rupanya kedua pilot tertidur selama 28 menit dalam penerbangan berdurasi 2 jam 35 menit tersebut. Dalam laporannya KNKT mengatakan, peristiwa ini terjadi sesaat setelah pilot melakukan kontak awal dengan petugas pengatur lalu lintas udara Jakarta.
KNKT menyebut, kejadian bermula saat pesawat mencapai ketinggian jelajah, sekitar pukul 08:37 waktu setempat. Saat itu kedua pilot melepas headset mereka dan pilot pertama bertanya kepada pilot kedua apakah dirinya boleh tidur. Pilot kedua kemudian membolehkan dan pilot pertama pun tidur.
BACA JUGA - China Luncurkan Pesawat Pengintai, Desainnya Mirip Pesawat Hawkeye AS
Melansir FlightGlobal, Jumat (8/3/2024), sebelumnya terjadi kejanggalan pada penerbangan ID6723 di mana pesawat sempat hilang kontak dan keluar jalur. Kala itu kedua pilot yang menerbangkan pesawat mengaku mengalami masalah radio hingga membuatnya gagal merespon petugas lalu lintas udara.
Namun setelah ditelisik, rupanya kedua pilot tertidur selama 28 menit dalam penerbangan berdurasi 2 jam 35 menit tersebut. Dalam laporannya KNKT mengatakan, peristiwa ini terjadi sesaat setelah pilot melakukan kontak awal dengan petugas pengatur lalu lintas udara Jakarta.
KNKT menyebut, kejadian bermula saat pesawat mencapai ketinggian jelajah, sekitar pukul 08:37 waktu setempat. Saat itu kedua pilot melepas headset mereka dan pilot pertama bertanya kepada pilot kedua apakah dirinya boleh tidur. Pilot kedua kemudian membolehkan dan pilot pertama pun tidur.
Lihat Juga :