Gurita Memiliki Kromosom Seks Tertua Berusia 248 Juta Tahun
Jum'at, 08 Maret 2024 - 09:36 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, tidak aman untuk berasumsi bahwa sistem penentuan jenis kelamin yang kita lihat saat ini sama dengan yang terjadi di masa lalu.
Namun, Dr. Andrew Kern dari Universitas Oregon dan rekannya telah menemukan satu contoh stabilitas yang luar biasa. Hasil penelitian mereka telah dipublikasikan dalam pracetak yang belum lolos tinjauan sejawat.
"Kami mungkin menemukan kromosom seks hewan tertua yang diketahui hingga saat ini," kata Kern kepada Nature News.
"Penentuan jenis kelamin pada cephalopoda, seperti cumi-cumi dan gurita, adalah sebuah misteri - kami menemukan bukti pertama bahwa gen terlibat dalam hal ini." tambahnya
Sampai saat ini, penentuan jenis kelamin cephalopoda masih menjadi misteri; bahkan tidak diketahui apakah mereka menggunakan kromosom atau faktor lingkungan untuk menentukan jenis kelamin.
Namun, Dr. Andrew Kern dari Universitas Oregon dan rekannya telah menemukan satu contoh stabilitas yang luar biasa. Hasil penelitian mereka telah dipublikasikan dalam pracetak yang belum lolos tinjauan sejawat.
"Kami mungkin menemukan kromosom seks hewan tertua yang diketahui hingga saat ini," kata Kern kepada Nature News.
"Penentuan jenis kelamin pada cephalopoda, seperti cumi-cumi dan gurita, adalah sebuah misteri - kami menemukan bukti pertama bahwa gen terlibat dalam hal ini." tambahnya
Sampai saat ini, penentuan jenis kelamin cephalopoda masih menjadi misteri; bahkan tidak diketahui apakah mereka menggunakan kromosom atau faktor lingkungan untuk menentukan jenis kelamin.
Lihat Juga :