Mengenal Awan Vakum, Fenomena Mirip Lubang UFO di Langit

Rabu, 06 Maret 2024 - 07:37 WIB
loading...
A A A
Awan altokumulus terdiri dari tetesan air cair superdingin dan berada pada level tengah di atmosfer Bumi. Menurut sebuah blog NASA, superpendinginan terjadi ketika tetesan ini adalah air murni, menunjukkan kurangnya partikel seperti debu, dan bakteri, di sekitar mana kristal es bisa terbentuk.

Awan altokumulus menutupi sekitar 8 persen permukaan Bumi dan menjaga keadaan superdingin pada sekitar -15°C. Namun, ketika pesawat melintasi awan ini, udara berinteraksi dengan baling-baling pesawat, memicu ekspansi adiabatik.

Ekspansi ini lebih mendinginkan air dengan tambahan 20°C atau lebih, memaksa tetesan air murni ini membeku. Saat tetesan membeku, mereka bergabung, bertumbuh dalam ukuran, dan akhirnya jatuh dari langit, meninggalkan kekosongan di lapisan awan.

Saat kristal-kristal es jatuh, mereka muncul sebagai jejak-jejak presipitasi yang dianggap ethereal yang disebut virga. Jejak-jejak ini tidak pernah mencapai tanah, lebih menambah misteri awan tersebut.

Baca Juga: Pentagon Rilis Video Penampakan UFO

Penyelidikan pembentukan awan


Para peneliti UCAR bermitra dengan NASA's Langley Research Center dan lembaga-lembaga lain untuk lebih mendalami mekanika pembentukan awan cavum .

Berbeda dengan studi sebelumnya, tim menggunakan kombinasi data penerbangan pesawat, observasi satelit, dan model cuaca untuk menjelaskan bagaimana awan-awan ini terbentuk dan menjelaskan faktor-faktor yang memengaruhi panjangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Orbit Bumi Berputar...
Mengapa Orbit Bumi Berputar Tak Terkendali? Ternyata Ini Penyebabnya
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Fenomena Super New Moon,...
Fenomena Super New Moon, BMKG: Waspadai Banjir Rob pada Hari Ini hingga 22 Juli 2026
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Kedubes Iran di Afrika...
Kedubes Iran di Afrika Selatan Ejek Trump Terkait Rilis Dokumen Rahasia UFO
Rekomendasi
Kortas Tipidkor Sebut...
Kortas Tipidkor Sebut Bukti Kasus Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Segera Dilimpahkan ke Kejagung
AEI Golf Tournament...
AEI Golf Tournament 2026 Berlangsung Menarik, Peserta Unjuk Kualitas
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Berita Terkini
China Ciptakan Baterai...
China Ciptakan Baterai Nuklir yang Bisa Bertahan Ribuan Tahun
Kontroversi Meletus...
Kontroversi Meletus antara Apple dan OpenAI, Apakah Itu?
Membawa Udara Bersih...
Membawa Udara Bersih ke Dalam Rumah, Bentuk Kepedulian Terbaik Saat Polusi Melanda
Berbasis Open Source,...
Berbasis Open Source, Equnix Dorong Ekosistem PostgreSQL
Membongkar Otak Rudal...
Membongkar Otak Rudal Barracuda-500M yang Supercerdas
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved