Arkeolog Temukan Campur Tangan Tuhan di Balik Hancurnya Kota Sodom
Selasa, 05 Maret 2024 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun mendokumentasikan peristiwa 3.600 tahun yang lalu mungkin tampak menakutkan, rekan penulis studi James Kennett berfokus pada bukti nyata. Pendekatan ini mengarahkan dia dan timnya untuk memeriksa lelehan kaca dan logam yang terkubur di tanah hangus sedalam setinggi 1,5 m.
“Kami melihat bukti suhu lebih besar dari 2.000 derajat Celsius ,” jelas Kennett.
Dia dan rekan-rekannya percaya bahwa meteor yang meledak menjadi bola api sekitar 2,5 mil di atas bumi sudah lebih dari cukup untuk membakar seluruh kota.
Pakaian dan kayu akan langsung habis terbakar, sedangkan logam, batu bata lumpur, dan tembikar akan mendidih dan meleleh.
Sementara itu, orang-orang di tempat kejadian akan menjadi buta dan terkoyak oleh bola api dan gelombang kejut yang melaju dengan kecepatan 740 mil per jam.
Kehancuran yang tak tertandingi ini, menurut para peneliti, bisa dengan mudah menginspirasi kisah-kisah apokaliptik yang ditemukan dalam teks-teks keagamaan awal.
“Kami melihat bukti suhu lebih besar dari 2.000 derajat Celsius ,” jelas Kennett.
Dia dan rekan-rekannya percaya bahwa meteor yang meledak menjadi bola api sekitar 2,5 mil di atas bumi sudah lebih dari cukup untuk membakar seluruh kota.
Pakaian dan kayu akan langsung habis terbakar, sedangkan logam, batu bata lumpur, dan tembikar akan mendidih dan meleleh.
Sementara itu, orang-orang di tempat kejadian akan menjadi buta dan terkoyak oleh bola api dan gelombang kejut yang melaju dengan kecepatan 740 mil per jam.
Kehancuran yang tak tertandingi ini, menurut para peneliti, bisa dengan mudah menginspirasi kisah-kisah apokaliptik yang ditemukan dalam teks-teks keagamaan awal.
Lihat Juga :