Beda Pendapat BRIN dan BMKG soal Tornado Rancaekek, Mana yang Benar?
Kamis, 22 Februari 2024 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Pendapat berbeda disampaikan Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu. Dia menyatakan bahwa angin kencang tersebut merupakan puting beliung, bukan Tornado karena kecepatan angin dan dampak kerusakan yang ditimbulkan tidak seperti Tornado .
Baca Juga: Penampakan Mengerikan Bangunan di Rancaekek Bandung Hancur Disapu Tornado
Teguh menjelaskan, angin puting beliung merupakan fenomena alam di mana angin berputar dengan kecepatan 36,8 kilometer per jam atau kurang 70 kilometer per jam. Sedangkan Tornado seperti yang kerap terjadi di AS lebih dari 70 kilometer per jam.
"Kejadian kemarin sore, kecepatan angin tercatat di AAWS Jatinangor 36,8 kilometer per jam. Kalau tornado pasti dampaknya lebih dari 10 kilometer. Sedangkan kemarin luas area terdampak 3 sampai 5 kilometer," ujarnya dalam keterangan resmi.
Untuk diketahui, angin yang muncul di Rancaekek berwujud pusaran angin berwarna gelap. Kemunculannya menyebabkan kepanikan bagi warga mengingat tidak sedikit bangunan yang rusak dan dalam beberapa video terlihat bagaimana puing-puingnya terangkat.
Baca Juga: Penampakan Mengerikan Bangunan di Rancaekek Bandung Hancur Disapu Tornado
Teguh menjelaskan, angin puting beliung merupakan fenomena alam di mana angin berputar dengan kecepatan 36,8 kilometer per jam atau kurang 70 kilometer per jam. Sedangkan Tornado seperti yang kerap terjadi di AS lebih dari 70 kilometer per jam.
"Kejadian kemarin sore, kecepatan angin tercatat di AAWS Jatinangor 36,8 kilometer per jam. Kalau tornado pasti dampaknya lebih dari 10 kilometer. Sedangkan kemarin luas area terdampak 3 sampai 5 kilometer," ujarnya dalam keterangan resmi.
Untuk diketahui, angin yang muncul di Rancaekek berwujud pusaran angin berwarna gelap. Kemunculannya menyebabkan kepanikan bagi warga mengingat tidak sedikit bangunan yang rusak dan dalam beberapa video terlihat bagaimana puing-puingnya terangkat.
(msf)
Lihat Juga :