Penuh Misteri, Bangunan Purba Raksasa Ditemukan di Laut Baltik
Rabu, 14 Februari 2024 - 07:51 WIB
loading...
Ilmuwan menemukan megastruktur batu kuno dari Zaman Batu di dasar laut Baltik. (Foto: Geersen et al., PNAS, 2024)
A
A
A
JAKARTA - Di bawah gelombang dingin dan gelap Laut Baltik, sebuah potongan sejarah tersembunyi. Di Teluk Mecklenburg, Jerman, 21 meter di bawah permukaan laut, para ilmuwan menemukan megastruktur batu kuno, yang berasal dari Zaman Batu , lebih dari 10.000 tahun lalu.
Membentang sepanjang hampir satu kilometer (0,62 mil) dan terdiri dari batu-batu besar, bangunan ini tampaknya sengaja dibuat untuk tujuan tertentu, ribuan tahun sebelum tenggelam oleh laut.
Tim peneliti Jerman yang dipimpin ahli geofisika Jacob Geersen dari Universitas Kiel percaya struktur tersebut merupakan sebuah tembok, mungkin untuk membantu upaya berburu oleh orang-orang yang mendiami wilayah itu semua ribuan tahun lalu.
Mereka menamai penemuan ini sebagai Blinkerwall. "Situs ini merupakan salah satu struktur berburu buatan manusia tertua yang terdokumentasi di Bumi, dan termasuk dalam struktur Zaman Batu terbesar yang dikenal di Eropa," tulis para peneliti.
"Ia akan menjadi penting untuk memahami strategi perolehan, pola mobilitas, dan menginspirasi diskusi mengenai perkembangan wilayah di wilayah Laut Baltik Barat."
Baca Juga: Penemuan Benteng Tertua di Rusia, Digunakan Masyarakat Zaman Batu 8.000 Tahun Lalu
Membentang sepanjang hampir satu kilometer (0,62 mil) dan terdiri dari batu-batu besar, bangunan ini tampaknya sengaja dibuat untuk tujuan tertentu, ribuan tahun sebelum tenggelam oleh laut.
Tim peneliti Jerman yang dipimpin ahli geofisika Jacob Geersen dari Universitas Kiel percaya struktur tersebut merupakan sebuah tembok, mungkin untuk membantu upaya berburu oleh orang-orang yang mendiami wilayah itu semua ribuan tahun lalu.
Mereka menamai penemuan ini sebagai Blinkerwall. "Situs ini merupakan salah satu struktur berburu buatan manusia tertua yang terdokumentasi di Bumi, dan termasuk dalam struktur Zaman Batu terbesar yang dikenal di Eropa," tulis para peneliti.
"Ia akan menjadi penting untuk memahami strategi perolehan, pola mobilitas, dan menginspirasi diskusi mengenai perkembangan wilayah di wilayah Laut Baltik Barat."
Baca Juga: Penemuan Benteng Tertua di Rusia, Digunakan Masyarakat Zaman Batu 8.000 Tahun Lalu
Lihat Juga :