Apple Vision Pro: Viral di Tempat Umum, dari Mal hingga Gym, tapi Amankah?
Senin, 05 Februari 2024 - 19:39 WIB
loading...
Viral Apple Vision Pro digunakan di tempat Umum mulai di mal, gym, hingga menyetir mobil. Foto: YouTube Casey Neistat
A
A
A
AMERIKA - Ini tren viral baru: warga Amrik menggunakan perangkat virtual reality Apple Vision Pro di tempat umum. Mereka memakainya di mal, mengemudi, bahkan berolahraga di gym.
Apple Vision Pro adalah headset mixed-reality Apple yang memang sangat dinantikan walau harganya sangat mahal. Di Amerika, headset tersebut mulai dijual pada Jumat (3/2/2024) kemarin.
Maka, para pembeli pertama Apple Vision Pro sangat antusias dan sibuk memamerkan bagaimana mereka memakai perangkat tersebut. Dan tentu saja, membagikannya ke media sosial.
Dan cara orang menggunakannya pun beragam, tidak hanya di rumah tapi juga di tempat-tempat umum. Ada yang mengenakan Apple Vision Pro saat menyeberang jalan, berolahraga, dan bahkan mengemudi.
Sekadar informasi, Apple Vision Pro saat adalah headset mixed-reality. Ini berbeda dengan virtual reality (VR). Perbedaan utamanya, pengguna Apple Vision Pro masih bisa melihat sekeliling mereka dan menambahkan dunia digital. Ini berbeda dengan realitas virtual, yang membuat pengguna benar-benar ada di dalam dunia digital.
Apple Vision Pro adalah headset mixed-reality Apple yang memang sangat dinantikan walau harganya sangat mahal. Di Amerika, headset tersebut mulai dijual pada Jumat (3/2/2024) kemarin.
Maka, para pembeli pertama Apple Vision Pro sangat antusias dan sibuk memamerkan bagaimana mereka memakai perangkat tersebut. Dan tentu saja, membagikannya ke media sosial.
Dan cara orang menggunakannya pun beragam, tidak hanya di rumah tapi juga di tempat-tempat umum. Ada yang mengenakan Apple Vision Pro saat menyeberang jalan, berolahraga, dan bahkan mengemudi.
Sekadar informasi, Apple Vision Pro saat adalah headset mixed-reality. Ini berbeda dengan virtual reality (VR). Perbedaan utamanya, pengguna Apple Vision Pro masih bisa melihat sekeliling mereka dan menambahkan dunia digital. Ini berbeda dengan realitas virtual, yang membuat pengguna benar-benar ada di dalam dunia digital.
Lihat Juga :