Ilmuwan Rusia Sebut Dosa Nenek Moyang Bikin Manusia Tak Bisa Hidup 900 Tahun

Minggu, 28 Januari 2024 - 22:02 WIB
loading...
Ilmuwan Rusia Sebut...
Ilmuwan Rusia Alexander Kudryavtsev. FOTO/ DAILY START
A A A
MOSCOW - Kepala lembaga genetika Rusia dipecat setelah menyatakan bahwa manusia dulunya hidup berabad-abad dan masa hidup manusia modern jauh lebih pendek akibat dosa nenek moyangnya.

BACA JUGA - Daftar Ilmuwan Islam yang Coba Dihilangkan dalam Sejarah Dunia

Seperti dilansir dari Daily Start, melaporkan bahwa alasan pemecatan Alexander Kudryavtsev oleh kementerian sains dan pendidikan tinggi tidak diungkapkan, namun Gereja Ortodoks menyebutnya sebagai diskriminasi agama.

Kudryavtsev, yang mengepalai Institut Genetika Umum Vavilov di Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia, membuat pernyataan kontroversial tersebut dalam sebuah konferensi pada tahun 2023.

Menurutnya, manusia hidup selama 900 tahun sebelum zaman Nabi Nuh, sedangkan dosa nenek moyang saat itu menyebabkan penyakit genetik sehingga memperpendek umur manusia.

Situs berita Meduza melaporkan bahwa Kudryavtsev juga mengklaim bahwa 'keturunan manusia hingga generasi ketujuh bertanggung jawab atas dosa ayah mereka'.

Ketua komisi gereja Rusia untuk masalah keluarga, Fyodor Lukyanov, mengatakan pemecatan Kudryavtsev atas dasar 'keyakinan agama dan pernyataan terkait keyakinan tersebut melanggar etika komunitas ilmiah'.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Rekomendasi
Australia Lolos ke 32...
Australia Lolos ke 32 Besar usai Bermain Imbang Lawan Paraguay
Demam Piala Dunia, Bagaimana...
Demam Piala Dunia, Bagaimana Islam Memandang Olahraga?
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Berita Terkini
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Tanda-tanda Ponsel Anda...
Tanda-tanda Ponsel Anda sedang Diawasi yang Perlu Diketahui
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved