Ingin Terdepan di AI, Meta Berencana Borong 350.000 Unit GPU Nvidia H100
Senin, 22 Januari 2024 - 14:08 WIB
loading...
Mark Zuckerberg berupaya untuk menjadi terdepan di kecerdasan buatan. Foto: ist
A
A
A
JAKARTA - Mark Zuckerberg bakal investasi besar-besaran untuk memperkuat infrastruktur kecerdasan buatan (AI) milik Meta. Hal ini akan dilakukan hingga 2024 mendatang.
Zuckerberg berencana memborong 350.000 GPU Nvidia H100 milik Nvidia . Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mengintensifkan upaya AI sumber terbuka yang mampu mendukung segala hal. Mulai produktivitas dan pengembangan hingga teknologi yang dapat dikenakan dan asisten yang didukung AI.
Dikatakan, investasi infrastruktur AI Meta diperlukan untuk membangun kecerdasan umum buatan (AGI) lengkap yang mampu memberi penalaran, perencanaan, pengkodean, dan kemampuan lainnya kepada peneliti, pencipta, dan konsumen di seluruh dunia.
CEO Meta itu ingin mengembangkan model AI baru sebagai produk sumber terbuka, memastikan tingkat ketersediaan tertinggi bagi pengguna dan organisasi dari semua ukuran, melansir Techspot, Senin (22/1/2024).
Tingginya permintaan terhadap H100 telah mengakibatkan waktu tunggu yang lama. Alhasil, membuat beberapa perusahaan menunggu pemenuhannya di belakang pesaing mereka.
Omdia melaporkan bahwa waktu tunggu pemesanan Nvidia H100 berkisar antara 36 hingga 52 bulan karena meningkatnya permintaan.
Peningkatan daya komputasi dan kecepatan pemrosesan merupakan pendorong terbesar bagi Meta dan perusahaan lain yang ingin mendapatkan sumber daya AI.
Zuckerberg berencana memborong 350.000 GPU Nvidia H100 milik Nvidia . Menurutnya, langkah ini dilakukan untuk mengintensifkan upaya AI sumber terbuka yang mampu mendukung segala hal. Mulai produktivitas dan pengembangan hingga teknologi yang dapat dikenakan dan asisten yang didukung AI.
Dikatakan, investasi infrastruktur AI Meta diperlukan untuk membangun kecerdasan umum buatan (AGI) lengkap yang mampu memberi penalaran, perencanaan, pengkodean, dan kemampuan lainnya kepada peneliti, pencipta, dan konsumen di seluruh dunia.
CEO Meta itu ingin mengembangkan model AI baru sebagai produk sumber terbuka, memastikan tingkat ketersediaan tertinggi bagi pengguna dan organisasi dari semua ukuran, melansir Techspot, Senin (22/1/2024).
Tingginya permintaan terhadap H100 telah mengakibatkan waktu tunggu yang lama. Alhasil, membuat beberapa perusahaan menunggu pemenuhannya di belakang pesaing mereka.
Omdia melaporkan bahwa waktu tunggu pemesanan Nvidia H100 berkisar antara 36 hingga 52 bulan karena meningkatnya permintaan.
Peningkatan daya komputasi dan kecepatan pemrosesan merupakan pendorong terbesar bagi Meta dan perusahaan lain yang ingin mendapatkan sumber daya AI.
Lihat Juga :