Kualitas Pencarian Memburuk, Google Search Banyak Pesaing

Minggu, 21 Januari 2024 - 20:00 WIB
loading...
Kualitas Pencarian Memburuk,...
Google Search selama ini menjadi andalan ketika berselancar mencari berbagai informasi. (Foto: Firmbee)
A A A
JAKARTA - Awalnya, Google Search selalu menjadi andalan ketika berselancar mencari berbagai informasi. Namun, kini banyak platform pesaing beratnya.

Pelopor mesin pencari tentunya Google Search . Seiring waktu, publik sekarang menggunakan platform tambahan untuk mencari informasi online, mulai dari menjelajahi Reddit hingga menggulir TikTok.

Sebuah studi baru para akademisi Jerman mengungkapkan bahwa kualitas pencarian di Google Search semakin buruk. Penyebabnya karena banjir konten sampah yang telah dioptimalkan agar bisa muncul lebih tinggi di hasil pencarian daripada menampilkan informasi berkualitas.

Dilansir dari Standard.uk, Sabtu (20/1/2024), tren pertumbuhan kecerdasan buatan generatif ternyata makin memudahkan untuk menghasilkan konten kurang berkualitas tersebut. Temuan ini berasal dari sebuah studi baru dari Universitas Leipzig, Universitas Bauhaus-Weimar, dan Center for Scalable Data Analytics and Artificial Intelligence.

Baca Juga: Generasi Z Pilih TikTok sebagai Mesin Pencari Baru

Berfokus pada ulasan produk, para akademisi menemukan bahwa masalah mendasar dengan mesin pencari karena menampilkan hasil berkualitas rendah yang tidak lebih dari iklan dibalut kata-kata indah. Tujuan dari jenis konten ini demi meyakinkan publik untuk membeli sesuatu dan mendapatkan bagian dari penjualan yang dihasilkan dari situs belanja, seperti Amazon dan eBay.

Teknik ini dikenal sebagai pemasaran afiliasi yang juga digunakan oleh situs resmi dan surat kabar terkemuka. Tetapi perbedaan utamanya terletak pada proses menguji produk yang mereka klaim bisa dipercaya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Komdigi Suruh TikTok...
Komdigi Suruh TikTok Hapus 780 Ribu Akun Anak, Platform Lain Siap-siap!
ByteDance Luncurkan...
ByteDance Luncurkan Seedance 2.0, Model AI Generatif untuk Video Realistis
TikTok Dipaksa Matikan...
TikTok Dipaksa Matikan Fitur Infinity Scroll karena Menyebabkan Kecanduan
Yahoo Tambahkan AI di...
Yahoo Tambahkan AI di Fitur Yahoo Scout untuk Mesin Pencari
Pakar Privasi Data:...
Pakar Privasi Data: Kasus Kecanduan TikTok Harus Dibawa ke Persidangan
Cara Bikin Konten Reaction...
Cara Bikin Konten Reaction Viral, Simak 10 Tips dari Janda Tawa
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Rekomendasi
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Bukti Geely Serius di...
Bukti Geely Serius di Indonesia: Kapasitas Produksi EX2 Dilipatgandakan!
Berita Terkini
Seratus Tahun Sekali:...
Seratus Tahun Sekali: Krisis Chip Memory Bikin MacBook hingga iPad Naik Harga, iPhone Berikutnya?
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Infografis
5 Cara Cepat Menemukan...
5 Cara Cepat Menemukan Lokasi Terdekat dengan Google Maps
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved