Benteng Kuno Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Arab Saudi
Sabtu, 13 Januari 2024 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
Dilansir dari Greek Reporter, pada Zaman Perunggu (sekitar 3300–1200 SM), banyak oasis berpagar ditemukan di barat laut Arab. Benteng-benteng pada masa ini sangat besar, bahkan seperti benteng raksasa di Eropa. "Tembok- tembok Khaybar kemungkinan dibangun oleh penduduk pribumi saat mereka menetap dan dengan jelas membatasi wilayah oasis mereka," tulis para peneliti.
Konstruksi masif ini, yang bertahan kuat selama berabad-abad, merupakan bagian yang sangat penting dari sejarah dan budaya Arab Utara.
Baca Juga: 18.000 Makam Kuno dan Rute Jalan Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Arab Saudi
Para peneliti menduga ada tiga alasan di balik pembangunan benteng di gurun ini. Pertama, tembok tersebut melindungi dari kelompok-kelompok gurun yang berpindah, yang merupakan bahaya nyata bagi komunitas yang sudah menetap di masa lampau.
Kedua, benteng-benteng membantu mengatasi masalah seperti erosi, salinisasi tanah, dan banjir tiba-tiba. Hal-hal ini dapat merusak tanah pertanian. Terakhir, tembok-tembok tersebut menyampaikan kekuatan kelompok tersebut karena menandai wilayah mereka. Ini merupakan tampilan fisik dari identitas sosial mereka.
Konstruksi masif ini, yang bertahan kuat selama berabad-abad, merupakan bagian yang sangat penting dari sejarah dan budaya Arab Utara.
Baca Juga: 18.000 Makam Kuno dan Rute Jalan Berusia 4.500 Tahun Ditemukan di Arab Saudi
Para peneliti menduga ada tiga alasan di balik pembangunan benteng di gurun ini. Pertama, tembok tersebut melindungi dari kelompok-kelompok gurun yang berpindah, yang merupakan bahaya nyata bagi komunitas yang sudah menetap di masa lampau.
Kedua, benteng-benteng membantu mengatasi masalah seperti erosi, salinisasi tanah, dan banjir tiba-tiba. Hal-hal ini dapat merusak tanah pertanian. Terakhir, tembok-tembok tersebut menyampaikan kekuatan kelompok tersebut karena menandai wilayah mereka. Ini merupakan tampilan fisik dari identitas sosial mereka.
(msf)
Lihat Juga :