Dibantu Hey, Apple Berencana Hidupkan Aplikasi Kalender

Minggu, 07 Januari 2024 - 06:13 WIB
loading...
Dibantu Hey, Apple Berencana Hidupkan Aplikasi Kalender
Apple Berencana Hidupkan Aplikasi Kalender. FOTO/ The Verge
A A A
JAKARTA - Apple menghidupkan kembali aplikasi lama dengan Hey setelah menolak aplikasi kalender baru. Aplikasi kalender tersebut, yang dikembangkan oleh Hey, pesaing email Apple, bernama "Calendar".



Aplikasi ini menawarkan fitur-fitur yang mirip dengan aplikasi kalender Apple, seperti sinkronisasi dengan iCloud, dukungan untuk acara dan janji temu, dan tampilan yang dapat disesuaikan.

Seperti dilansir dari The Verge, Minggu (7/1/2024), Apple menolak aplikasi kalender tersebut dengan alasan bahwa aplikasi tersebut melanggar kebijakan App Store.

Apple berpendapat bahwa aplikasi tersebut menggunakan nama "Calendar" yang terlalu mirip dengan aplikasi kalender Apple. Apple juga berpendapat bahwa aplikasi tersebut menggunakan ikon yang terlalu mirip dengan ikon aplikasi kalender Apple.

Hey menolak keputusan Apple dan mengajukan banding ke App Review Board. Namun, App Review Board menolak banding tersebut, sehingga aplikasi kalender tersebut tetap tidak dapat dipublikasikan di App Store.

Keputusan Apple ini menghidupkan kembali pertarungan lama antara Apple dan Hey. Hey adalah layanan email yang dikembangkan oleh David Heinemeier Hansson, pendiri perusahaan pengembangan perangkat lunak Basecamp.

Hey menawarkan fitur-fitur yang mirip dengan layanan email Apple, seperti tidak adanya iklan, dukungan untuk enkripsi end-to-end, dan tampilan yang dapat disesuaikan.

Hey telah menjadi pesaing yang cukup serius bagi Apple. Hey telah berhasil menarik sejumlah pengguna dari layanan email Apple, seperti Gmail dan Outlook.

Keputusan Apple untuk menolak aplikasi kalender Hey ini dapat dilihat sebagai upaya Apple untuk melindungi aplikasi kalendernya sendiri. Namun, keputusan ini juga dapat dilihat sebagai upaya Apple untuk menghalangi perkembangan pesaingnya.
(wbs)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.3270 seconds (0.1#10.140)