Ilmuwan Temukan Material Sekeras Berlian, Cocok untuk Mobil dan Pesawat Luar Angkasa
Sabtu, 16 Desember 2023 - 20:03 WIB
loading...
Berlian selama ini dikenal sebagai bahan paling keras di Bumi. (Foto: The Standard)
A
A
A
JAKARTA - Para ilmuwan berhasil menemukan zat yang hampir tidak bisa pecah dan dapat menyaingi berlian sebagai bahan paling keras di Bumi.
Temuan ini membuka pintu bagi pengembangan bahan multifungsi yang dapat digunakan untuk industri. Di antaranya pelapis pelindung untuk mobil dan pesawat luar angkasa, alat pemotong yang tahan lama, panel surya, dan fotodetektor.
Dilansir dari The Standard, Sabtu (16/12/2023), para peneliti menemukan ketika molekul karbon dan nitrogen dikenakan panas dan tekanan ekstrem, bahan yang dihasilkan, yang dikenal sebagai karbon nitrida, lebih tangguh daripada boron nitrida kubik, bahan kedua terkeras setelah intan.
"Ketika menemukan material karbon nitrida baru ini, kami tidak percaya telah menghasilkan material yang telah menjadi impian peneliti selama tiga dekade terakhir,” ujar Dr Dominique Laniel, peneliti di Institute for Condensed Matter Physics and Complex Systems, School of Physics and Astronomy, di University of Edinburgh.
Baca Juga: Berlian di Dalam Berlian Langka Ditemukan di India
Temuan ini membuka pintu bagi pengembangan bahan multifungsi yang dapat digunakan untuk industri. Di antaranya pelapis pelindung untuk mobil dan pesawat luar angkasa, alat pemotong yang tahan lama, panel surya, dan fotodetektor.
Dilansir dari The Standard, Sabtu (16/12/2023), para peneliti menemukan ketika molekul karbon dan nitrogen dikenakan panas dan tekanan ekstrem, bahan yang dihasilkan, yang dikenal sebagai karbon nitrida, lebih tangguh daripada boron nitrida kubik, bahan kedua terkeras setelah intan.
"Ketika menemukan material karbon nitrida baru ini, kami tidak percaya telah menghasilkan material yang telah menjadi impian peneliti selama tiga dekade terakhir,” ujar Dr Dominique Laniel, peneliti di Institute for Condensed Matter Physics and Complex Systems, School of Physics and Astronomy, di University of Edinburgh.
Baca Juga: Berlian di Dalam Berlian Langka Ditemukan di India
Lihat Juga :