Microsoft Sekarang Nafsu Ingin Kuasai Operasi TikTok di Seluruh Dunia

Sabtu, 08 Agustus 2020 - 23:18 WIB
loading...
Microsoft Sekarang Nafsu...
Microsoft dan ByteDance (pemilik TikTok) sedang dalam negosiasi untuk menambahkan India ke dalam kesepakatan pembelian aplikasi berbagi video pendek tersebut. Foto/Ist
A A A
REDMOND - Awal pekan ini Microsoft secara resmi mengonfirmasi bahwa mereka sedang merundingkan akuisisi operasi TikTok di AS, Kanada, Australia, dan Selandia Baru . Sekarang orang dalam perusahaan melaporkan raksasa perangkat lunak itu bernafsu ingin memperluas cakupan dan memasukkan Eropa dan India dalam kesepakatan tersebut, bahkan mungkin membeli operasi global TikTok.
(Baca juga: Lokasi Terbaik Melihat Bintang Ternyata di Tempat Terdingin di Bumi )

The Financial Times menulis, Microsoft dan ByteDance (yang memiliki TikTok) sedang dalam negosiasi untuk menambahkan India ke dalam kesepakatan tersebut, tapi keinginan itu dilaporkan gagal. Seorang sumber mengatakan kepada Reuters, Microsoft belum mendekati ByteDance dengan tawaran untuk mengakuisisi jaringan sosial sepenuhnya.

Perusahaan AS tersebut menyatakan negosiasi akan berakhir pada 15 September dengan ada kesepakatan atau tidak. Presiden AS, Donald Trump, memperkuat tenggat waktu itu dengan mengatakan bahwa dia akan menandatangani perintah eksekutif untuk menutup cabang TikTok di AS kecuali perusahaan Amerika -Microsoft atau lainnya- mengambil alih kendali pada 15 September 2020.

Presiden sekarang juga mengancam melarang WeChat, kecuali kesepakatan serupa dengan perusahaan AS tercapai. Larangan tersebut akan memaksa Apple dan Google yang berbasis di AS untuk menghapus WeChat dari toko aplikasinya, bahkan di China.

Pertanyaannya, berapa nilai perusahaan China, ByteDance, tersebut? Mereka memang tidak pernah mempublikasikannya, namun laman Reuters melaporkan, bahwa nilai salah satu aplikasi paling populer di AS ini sangat menakjubkan.

Beberapa investor ByteDance memang tertarik untuk membeli TikTok dan menaksirnya seharga Rp732 triliun. Penilaian itu melampaui kapitalisasi pasar senilai Rp500 triliun yang dimiliki oleh induk Snapchat, SNAP, Inc.

Penilaian Rp732 triliun itu dilaporkan dihitung dengan mengalikan pendapatan TikTok yang diproyeksikan Rp14,6 triiun pada 2020 dengan faktor 50. Nilai Snap menunjukkan itu diperdagangkan pada 15 kali perkiraan pendapatan tahun 2020. (Baca juga: Wah, Akhir Pekan Harga Emas Antam Malah Anjlok )

Ini berarti investor melihat TikTok tumbuh jauh lebih cepat daripada Snapchat. Yang pertama mengumpulkan uang dari pengiklan dengan kecepatan tinggi. Perkiraan pendapatan Rp14,6 triliun akan meningkat menjadi Rp87,8 triliun pada 2021.
(iqb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
TikTok Bukan Lagi Aplikasi...
TikTok Bukan Lagi Aplikasi Video: Evolusi Menjadi Super App yang Mengancam Google, Amazon, hingga Bank
AI Impact Challenge,...
AI Impact Challenge, Microsoft, Komdigi, dan Dicoding Tampilkan Karya AI Terbaik Lulusan METC
Mau Traveling Keluarga...
Mau Traveling Keluarga Lebih Menyenangkan? Ikuti 5 Tips ala Tika Nurjanah
Microsoft Klaim Chip...
Microsoft Klaim Chip Kuantum Baru 1.000 Kali Lebih Stabil
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
CEO Microsoft Yakin...
CEO Microsoft Yakin AI Akan Mendekati Kecerdasan Manusia dalam 18 Bulan
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Heboh PHK Massal, Said...
Heboh PHK Massal, Said Iqbal Bakal Temui Manajemen Tokopedia dan TikTok
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Rekomendasi
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved