Iran Kirim Kapsul Berisi Hewan ke Luar Angkasa, untuk Apa?
Kamis, 07 Desember 2023 - 08:35 WIB
loading...
A
A
A
AS dan negara-negara Barat lainnya telah lama curiga terhadap program ini karena teknologi yang sama dapat digunakan untuk mengembangkan misil berjangkau panjang. AS menuduh peluncuran satelit Iran melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB dan mendesak Teheran untuk tidak melakukan aktivitas terkait misil balistik yang mampu membawa senjata nuklir.
Pada 2018, Presiden Amerika Donald Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian nuklir 2015 dengan kekuatan dunia yang dirancang untuk memastikan program nuklir Iran betul-betul untuk tujuan damai serta mengembalikan sanksi yang merugikan.
Baca Juga: Indonesia-Iran Jajaki Kerja Sama Nano Teknologi dan Luar Angkasa
Upaya untuk menghidupkan kembali perjanjian itu terhenti lebih dari setahun yang lalu, dan sejak itu Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran memiliki uranium yang diperkaya hampir mencapai tingkat senjata nuklir untuk membuat beberapa senjata nuklir jika memilih untuk melakukannya.
Iran selalu membantah membuat senjata nuklir dan mengatakan kegiatan antariksa dan program nuklir mereka sepenuhnya untuk tujuan sipil dan penelitian ilmiah.
Pada 2018, Presiden Amerika Donald Trump menarik Amerika Serikat dari perjanjian nuklir 2015 dengan kekuatan dunia yang dirancang untuk memastikan program nuklir Iran betul-betul untuk tujuan damai serta mengembalikan sanksi yang merugikan.
Baca Juga: Indonesia-Iran Jajaki Kerja Sama Nano Teknologi dan Luar Angkasa
Upaya untuk menghidupkan kembali perjanjian itu terhenti lebih dari setahun yang lalu, dan sejak itu Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) mengatakan Iran memiliki uranium yang diperkaya hampir mencapai tingkat senjata nuklir untuk membuat beberapa senjata nuklir jika memilih untuk melakukannya.
Iran selalu membantah membuat senjata nuklir dan mengatakan kegiatan antariksa dan program nuklir mereka sepenuhnya untuk tujuan sipil dan penelitian ilmiah.
(msf)
Lihat Juga :