Kutukan Firaun, Misteri Legenda Mesir yang Sebabkan Arkeolog Meninggal Misterius

Selasa, 05 Desember 2023 - 21:00 WIB
loading...
Kutukan Firaun, Misteri...
Mumi Firaun Tutankhamun yang dipercaya menyimpan kutukan. (Foto: Daily Mail)
A A A
JAKARTA - Legenda Raja Firaun sebagai penguasa Mesir Kuno memunculkan pro kontra tentang kebenarannya. Seorang ahli sejarah Mesir menjelaskan tentang legenda tersebut beberapa bulan setelah penemuan makam Raja Tutankhamun. Lantaran dia menjadi satu-satunya tim ekspedisi yang hidup setelah para peneliti lainnya berturut-turut meninggal dalam serangkaian kejadian misterius.

Hal inilah yang memperkuat munculnya legenda yang dikenal sebagai Kutukan Firaun. Ilmu arkeologi modern sejatinya telah membantah mitos ini. Sementara kepercayaan lainnya merendahkan ide tentang adanya hukuman atau karma karena mengganggu istirahat abadi penguasa.

Zahi Hawass, mantan Menteri Benda Cagar Budaya Mesir mengungkapkan penyebab sebenarnya dari kutukan Firaun legendaris tersebut. Dilansir dari The Sun, Selasa (5/12/2023), ia juga membagikan panduan tentang bagaimana arkeolog dapat menghindari kematian semacam itu. Kutukan Firaun seharusnya ditujukan untuk menimpa siapapun yang mendekati sisa-sisa mumi.

"Melanggar ketenangan abadi penguasa Mesir kuno konon menyebabkan malapetaka, penyakit, dan bahkan kematian," kata Hawass.

Baca Juga: Ilmuwan Tegaskan Kutukan Firaun Nyata Terjadi Namun Sulit Dibuktikan

Kutukan ini umumnya dikaitkan dengan Tutankhamun dan pengungkapan makamnya pada 1922. George Herbert, rekan penemu peti mati dan Earl of Carnarvon yang ke-5, meninggal enam bulan kemudian karena infeksi gigitan nyamuk. Kemudian, pada 1923, George Jay Gould I, pengunjung lain situs pemakaman Tutankhamun, konon meninggal karena demam.

Beberapa pria lain yang terkait dengan makam juga meninggal dalam keadaan misterius. Salah satunya adalah Howard Carter, orang yang membuka peti mati tersebut. Carter meninggal tepat di usia 64 tahun pada Februari 1923 karena limfoma Hodgkin, dan saudaranya yang lebih tua, William, meninggal pada tahun yang sama.

Namun, Zahi Hawass menegaskan bahwa kutukan Firaun hanyalah mitos. Dia percaya bahwa ada penjelasan logis dan ilmiah untuk kematian anggota ekspedisi. "Mumi di dalam makam menyimpan kuman yang tidak terlihat. Arkeolog masa lalu, dalam kecepatan mereka, memasuki makam segera, sehingga mereka terpapar kuman-kuman ini yang kemudian menyerang mereka, menyebabkan kematian mereka," ucap Hawass.

Baca Juga: Misteri Kutukan Firaun Tutankhamun yang Membunuh 10 Ilmuwan dan Jutawan Terungkap

Ahli tersebut juga mengungkapkan strategi sederhana untuk menghindari insiden tersebut. Tepatnya dua pekan lalu ia menemukan peti mati yang tersegel dengan berat 25 ton, terkubur sekitar 59 kaki di bawah tanah. Tutupnya memiliki berat lebih dari enam ton.

Ketika petugas mengangkat tutupnya, Hawass membiarkannya terbuka selama setengah jam untuk mengganti udara lama dengan udara segar. "Setelah itu, saya membungkuk di atasnya, menempatkan kepala saya di dalam, dan tidak mengalami efek buruk. Dan itulah, kutukan Firaun yang disebut-sebut," kata Hawass.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bekas Kutukan Berusia...
Bekas Kutukan Berusia 200 Juta Tahun Terlihat di Gurun Amerika
Bikin Teler Parah, Narkoba...
Bikin Teler Parah, Narkoba Zaman Firaun Ditemukan
Ilmuwan Selalu Mencium...
Ilmuwan Selalu Mencium Mumi Mesir Kuno, Ini Alasannya
Struktur Misterius di...
Struktur Misterius di Samping Piramida Agung Giza Jadi Tanda Tanya Besar
Asal-usul Kawat Gigi...
Asal-usul Kawat Gigi Ternyata Berasal dari Zaman Firaun, Ini Buktinya
Teliti Tempat Nabi Musa...
Teliti Tempat Nabi Musa Membelah Lautan, Fakta di Luar Nalar Ini Terungkap
BPA Fair 2026 Dimulai...
BPA Fair 2026 Dimulai Hari Ini, Ada Kursi Firaun hingga Mobil McLaren
Diazab Allah SWT : Inilah...
Diazab Allah SWT : Inilah Jejak Kota yang Dikutuk dan Terbuang
5 Kota Terkutuk yang...
5 Kota Terkutuk yang Diazab Allah SWT, Salah Satunya Berada di Jawa
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 1,72%, Terperosok ke Bawah 6.000
Pacu Kinerja, Pelindo...
Pacu Kinerja, Pelindo Sinergi Lokaseva Rombak Jajaran Direksi
Ibunda Terapi Robot...
Ibunda Terapi Robot Usai Stroke, Aldi Taher dan Sang Kakak Kompak Bagi Tugas Cari Uang
Berita Terkini
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Siapa yang Akan Menguasai...
Siapa yang Akan Menguasai Pasar AI Indonesia Senilai 10,9 Miliar?
Tiga Raja HP Konser...
Tiga Raja HP Konser Diadu: Samsung, Oppo, vivo Bertarung di Panggung Feast dan Hindia
Ternyata 5,16 Miliar...
Ternyata 5,16 Miliar Serangan Siber Terjadi di Indonesia 2025
Gandeng SAP, Strategi...
Gandeng SAP, Strategi Digital Geo Dipa Mengelola Potensi Panas Bumi Lebih dari 800 MW
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Infografis
2 Presiden Mesir yang...
2 Presiden Mesir yang Menjadi Pendukung Setia Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved