November, Intip Deretan Fenomena Langit Malam yang Sempurna
Jum'at, 24 November 2023 - 20:03 WIB
loading...
A
A
A
Jika memiliki teropong bintang, ini kesempatan sempurna untuk mengarahkannya ke kawah dan gunung bulan, tetapi juga ke Jupiter. Orang tidak akan melihat detail permukaan bulan melalui teropong, namun akan melihat tiga dari empat bulan raksasa—Ganymede, Callisto, Europa, dan Io.
Baca Juga: Keunikan Bulan Purnama Merah Muda dan Fenomena Alam Sekitarnya
Kesempatan langka untuk melihat dengan mata telanjang planet terbesar ketiga dalam tata surya, Uranus yang akan dilewati dekat oleh bulan akan terjadi pada Sabtu (25/11/2023). Lihatlah fenomena langit itu lewat teropong atau teleskop kecil.
Cahaya dari Uranus berwarna kebiruan dan butuh waktu hampir tiga jam untuk menyeberangi sekitar dua miliar mil/tiga miliar kilometer yang memisahkan Bumi dari Uranus (sekitar 20 kali jarak Matahari-Bumi).
Lihatlah ke timur saat senja dan bulan akan tampak hampir penuh, tetapi tidak sepenuhnya pada Minggu (26/11/2023). Lihatlah sedikit di atasnya dan akan menemukan gugus terbuka bintang yang berkilau bernama Pleiades, yang biasanya mudah terlihat dengan mata telanjang.
Silau bulan akan membuat Pleiades sulit terlihat. Lewat teropong pada bulan seharusnya dapat melihat bintang-bintang Pleiades tanpa banyak kesulitan.
Puncak fenomena langit pada bulan November tentunya Bulan Beaver. Bentuk bulan penuh alias purnama akan terjadi pada Senin (27/11/2023) malam. Itulah saat yang terbaik untuk melihatnya muncul di langit timur dari Amerika Utara, meskipun warga Eropa mendapatkan pandangan yang lebih baik saat satelit alami muncul di senja pada Selasa malam (28/11/2023) mendatang.
Fenomena ini juga disebut Frosty Moon dan Long Nights Moon karena alasan yang jelas, kemunculan bulan purnama November ini akan terjadi dalam hitungan menit setelah matahari terbenam.
Baca Juga: Keunikan Bulan Purnama Merah Muda dan Fenomena Alam Sekitarnya
3. Saatnya Melihat Bulan dan Uranus
Kesempatan langka untuk melihat dengan mata telanjang planet terbesar ketiga dalam tata surya, Uranus yang akan dilewati dekat oleh bulan akan terjadi pada Sabtu (25/11/2023). Lihatlah fenomena langit itu lewat teropong atau teleskop kecil.
Cahaya dari Uranus berwarna kebiruan dan butuh waktu hampir tiga jam untuk menyeberangi sekitar dua miliar mil/tiga miliar kilometer yang memisahkan Bumi dari Uranus (sekitar 20 kali jarak Matahari-Bumi).
4. Melihat Bulan dan Pleiades
Lihatlah ke timur saat senja dan bulan akan tampak hampir penuh, tetapi tidak sepenuhnya pada Minggu (26/11/2023). Lihatlah sedikit di atasnya dan akan menemukan gugus terbuka bintang yang berkilau bernama Pleiades, yang biasanya mudah terlihat dengan mata telanjang.
Silau bulan akan membuat Pleiades sulit terlihat. Lewat teropong pada bulan seharusnya dapat melihat bintang-bintang Pleiades tanpa banyak kesulitan.
5. Bulan Beaver Muncul
Puncak fenomena langit pada bulan November tentunya Bulan Beaver. Bentuk bulan penuh alias purnama akan terjadi pada Senin (27/11/2023) malam. Itulah saat yang terbaik untuk melihatnya muncul di langit timur dari Amerika Utara, meskipun warga Eropa mendapatkan pandangan yang lebih baik saat satelit alami muncul di senja pada Selasa malam (28/11/2023) mendatang.
Fenomena ini juga disebut Frosty Moon dan Long Nights Moon karena alasan yang jelas, kemunculan bulan purnama November ini akan terjadi dalam hitungan menit setelah matahari terbenam.
(msf)
Lihat Juga :