Beli Tambang Batu Bara, Mantan Bankir Dapat Bonus Langka Senilai Rp46 Triliun Lebih

Sabtu, 11 November 2023 - 21:05 WIB
loading...
A A A
Baca Juga: Logam Langka Niobium Bikin China Ketiban Rezeki, Ini Kegunaannya di Masa Depan

Apa yang dikatakan kritikus?


Seringkali, REEs ditemukan bercampur dengan unsur lain, termasuk beberapa yang bersifat radioaktif . Memisahkan dan menyucikannya memerlukan proses yang intensif dan menghasilkan limbah yang dapat merugikan lingkungan.

Sebagai contoh, deposit unsur bumi jarang dapat terjadi dalam kobalt dan unsur mineral lainnya, "dan zat-zat ini harus diretas, dihancurkan, dan digiling sebelum Anda bisa memulai prosesnya," kata Atkins kepada The Sheridan Press awal tahun ini.

Tambang Brook dianggap sebagai deposit tak lazim karena unsur bumi jarangnya berada di sekitar batu bara, lebih dekat ke permukaan tanah. Itu seharusnya membuat ekstraksi lebih murah dan tidak memerlukan penggunaan asam kaustik.

Namun, Powder River Basin Resource Council (PRBRC) khawatir. Mereka telah melawan Ramaco selama bertahun-tahun, ketika perusahaan itu masih berencana menambang batu bara. Warga khawatir bagaimana keberadaannya dapat memengaruhi kualitas udara dan air, menurut Wyoming Public Radio.

Dengan rencana tambang beralih ke unsur bumi jarang, PRBRC sepertinya masih memiliki kekhawatiran. "Ini adalah perusahaan yang mencari cara untuk membuat nilai dari sesuatu yang mereka beli bertahun-tahun yang lalu, dan mereka hanya belum menemukan cara yang tepat untuk mendapatkan keuntungan," kata Shannon Anderson, pengacara PRBRC. "Dan jadi, inilah upaya lainnya."
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Arkeolog Klaim Gempa...
Arkeolog Klaim Gempa Bumi Akan Munculkan Bongkahan Emas di Bumi
Tambang Batu Mata Naga...
Tambang Batu Mata Naga dengan Misteri dan Harta Karun yang Tak Tertandingi
Menguak Emas Tersembunyi...
Menguak Emas Tersembunyi Senilai Rp385 Triliun di Afrika Selatan
Suku Yurok Akhirnya...
Suku Yurok Akhirnya Mendapatkan Kembali Tanah Emas yang Hilang
Ilmuwan Temukan Cara...
Ilmuwan Temukan Cara Baru Mendapatkan Emas Tanpa Perlu Menambang
Pecahan Benda Langit...
Pecahan Benda Langit yang Meledak di Jerman Ternyata Meteorit Super Langka
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Polisi Tahan 2 Tersangka...
Polisi Tahan 2 Tersangka Baru Kasus TPPU Tambang Emas Ilegal
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Rekomendasi
B50: Strategi Diplomasi...
B50: Strategi Diplomasi Sawit Berkelanjutan
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Putusan Kasus Chromebook Hari Ini
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
Berita Terkini
Ilmuwan Temukan Penyebab...
Ilmuwan Temukan Penyebab Baru di Balik Peningkatan Lemak Perut Seiring Bertambahnya Usia
Korea Selatan Izinkan...
Korea Selatan Izinkan Robot AI Otonom untuk Memeriksa Pesawat Terbang
Telkom Pacu Pertumbuhan...
Telkom Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan Melalui Penguatan Tata Kelola Korporasi dan Kapabilitas Manajerial
Tak Perlu Ganti SIM...
Tak Perlu Ganti SIM Card saat Liburan ke Luar Negeri, Ini Caranya
Jepang Gunakan Polisi...
Jepang Gunakan Polisi Wanita Berbasis AI untuk Memerangi Penipuan Identitas
iPhone 18 Pro Desain...
iPhone 18 Pro Desain Dynamic Island yang Diperkecil Berteknologi Face ID Tersembunyi
Infografis
FBI Tuding Korea Utara...
FBI Tuding Korea Utara Retas Kripto Senilai Rp25 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved