Berlian Super, Batu Permata Terindah yang Terbentuk di Lapisan Bumi Paling Dalam
Senin, 23 Oktober 2023 - 17:58 WIB
loading...
A
A
A
“Sulit untuk mengetahui apakah berlian atau peridot merupakan lapisan terdalam, namun hal ini cukup menyelesaikan perdebatan,” ujar Groat. Untuk mendapatkan perkiraan tersebut, para peneliti mempelajari pola kristalisasi berlian serta inklusinya, potongan mineral atau cairan yang terkubur di dalam permata sejak terbentuk.
Baca juga; Berlian Langka 390,7 Karat Ditemukan di Rusia
Inklusi mineral yang disebut bridgmanite dan lelehan besi-nikel-karbon-sulfur memberi tahu para ilmuwan bahwa berlian super dalam ini kemungkinan besar terbentuk di mantel bawah. Sebab, berlian super terdiri dari sekitar 75% bridgmanit, dan tumbuh dari logam cair yang dikelilingi oleh metana. Pada kedalaman ini, tekanannya bisa melebihi 235.000 atmosfer.
Ahli gemologi tidak menggali lebih dalam ke dalam bumi untuk mempelajari hal ini. Sebab, lubang terdalam yang pernah ditembus ke bagian dalam Bumi, di Kola Superdeep Borehole di Rusia, nyaris tidak menyentuh permukaan, dengan kedalaman hanya 12,6 km.
Di luar keindahan dan kekerasan alaminya, berlian mengandung informasi ilmiah yang tak ternilai harganya. “Berlian adalah satu-satunya sumber yang dimiliki para peneliti untuk memahami susunan interior Bumi dan proses yang terjadi di sana,” kata Ananya Mallik, ahli petrologi eksperimental di Universitas Arizona.
Baca juga; Berlian Langka 390,7 Karat Ditemukan di Rusia
Inklusi mineral yang disebut bridgmanite dan lelehan besi-nikel-karbon-sulfur memberi tahu para ilmuwan bahwa berlian super dalam ini kemungkinan besar terbentuk di mantel bawah. Sebab, berlian super terdiri dari sekitar 75% bridgmanit, dan tumbuh dari logam cair yang dikelilingi oleh metana. Pada kedalaman ini, tekanannya bisa melebihi 235.000 atmosfer.
Ahli gemologi tidak menggali lebih dalam ke dalam bumi untuk mempelajari hal ini. Sebab, lubang terdalam yang pernah ditembus ke bagian dalam Bumi, di Kola Superdeep Borehole di Rusia, nyaris tidak menyentuh permukaan, dengan kedalaman hanya 12,6 km.
Di luar keindahan dan kekerasan alaminya, berlian mengandung informasi ilmiah yang tak ternilai harganya. “Berlian adalah satu-satunya sumber yang dimiliki para peneliti untuk memahami susunan interior Bumi dan proses yang terjadi di sana,” kata Ananya Mallik, ahli petrologi eksperimental di Universitas Arizona.
(wib)
Lihat Juga :