Ilmuwan Temukan Benda yang Bergerak Lebih Cepat dari Cahaya
Sabtu, 21 Oktober 2023 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Tim fisikawan yang dipimpin oleh John Palastro dari Laboratorium Energetika Laser di Universitas Rochester mengatakan bahwa kuantumpartikel dapat dimanfaatkan sebagai sumber cahaya. Meskipun partikel individu dalam kuantumpartikel tidak melampaui kecepatan cahaya, perilaku kolektif mereka memungkinkan mereka untuk bergerak seolah-olah mereka bergerak lebih cepat dari cahaya itu sendiri.
Dalam penelitian mereka, tim tersebut menjelajahi kemungkinan menciptakan sumber cahaya berkecepatan tinggi berbasis akselerator plasma yang dapat menyaingi kecerahan laser elektron bebas yang lebih besar.
Meskipun konsep ini tidak melanggar hukum fisika, hal ini berpotensi untuk mendemokratisasi akses ke sumber cahaya berkecepatan tinggi. Selain itu, gagasan tentang kuantumpartikel sebagai sumber cahaya memungkinkan peneliti untuk beranjak dari ide bahwa setiap elektron harus bergerak bersama-sama untuk menghasilkan radiasi yang konsisten. Hal ini mengurangi kebutuhan akan fasilitas sentral yang mahal.
Baca Juga: Apakah Kecepatan Cahaya 'Star Trek' Dimungkinkan di Dunia Nyata?
Dalam penelitian mereka, tim tersebut menjelajahi kemungkinan menciptakan sumber cahaya berkecepatan tinggi berbasis akselerator plasma yang dapat menyaingi kecerahan laser elektron bebas yang lebih besar. Dengan menggunakan superkomputer dari European High Performance Computing Joint Undertaking, tim tersebut melakukan simulasi untuk memahami properti kuantumpartikel dalam plasma.
Akselerasi kuantumpartikel dapat seintensif yang diamati di sekitar lubang hitam. "Setiap elektron melakukan hal yang sama seperti hal kolektif," kata fisikawan di Instituto Superior Técnico di Portugal dan penulis utama studi ini, Bernardo Malaca, menjelaskan tentang penemuan kecepatan cahaya.
Dalam penelitian mereka, tim tersebut menjelajahi kemungkinan menciptakan sumber cahaya berkecepatan tinggi berbasis akselerator plasma yang dapat menyaingi kecerahan laser elektron bebas yang lebih besar.
Meskipun konsep ini tidak melanggar hukum fisika, hal ini berpotensi untuk mendemokratisasi akses ke sumber cahaya berkecepatan tinggi. Selain itu, gagasan tentang kuantumpartikel sebagai sumber cahaya memungkinkan peneliti untuk beranjak dari ide bahwa setiap elektron harus bergerak bersama-sama untuk menghasilkan radiasi yang konsisten. Hal ini mengurangi kebutuhan akan fasilitas sentral yang mahal.
Baca Juga: Apakah Kecepatan Cahaya 'Star Trek' Dimungkinkan di Dunia Nyata?
Dalam penelitian mereka, tim tersebut menjelajahi kemungkinan menciptakan sumber cahaya berkecepatan tinggi berbasis akselerator plasma yang dapat menyaingi kecerahan laser elektron bebas yang lebih besar. Dengan menggunakan superkomputer dari European High Performance Computing Joint Undertaking, tim tersebut melakukan simulasi untuk memahami properti kuantumpartikel dalam plasma.
Akselerasi kuantumpartikel dapat seintensif yang diamati di sekitar lubang hitam. "Setiap elektron melakukan hal yang sama seperti hal kolektif," kata fisikawan di Instituto Superior Técnico di Portugal dan penulis utama studi ini, Bernardo Malaca, menjelaskan tentang penemuan kecepatan cahaya.
Lihat Juga :