Universitas di Australia Adakan Simposium Ilmiah Soal Pengaruh Taylor Swift

Jum'at, 22 September 2023 - 06:59 WIB
loading...
Universitas di Australia...
Penyanyi Taylor Swift memiliki dampak global yang perlu dikaji secara ilmiah. Foto: Rolling Stone
A A A
JAKARTA - Universitas di Australia akan mengadakan simposium ilmiah selama tiga hari membahas soal pengaruh penyanyi Taylor Swift . Bagaimana detailnya?

Universitas di Australia, University of Melbourne akan mengadakan simposium ilmiah selama tiga membahas soal pengaruh penyanyi Taylor Swift . Rolling Stone menyebut simposium yang dihelat Jumat (21/9) ini merupakan ajang internasional.

Rencananya simposium itu akan digelar pada 11-13 Februari 2024. Nantinya simposium akan berjalan hibrid. Jadinya peserta di luar Austalia bisa mengikuti simposium itu secara virtual.

“Simposium ini adalah konferensi akademis gabungan bagi para akademisi untuk terlibat dalam dialog kritis tentang popularitas Swift dan implikasi mendalamnya terhadap berbagai isu termasuk gender, fandom, budaya populer, sastra, ekonomi, industri musik, dan banyak lagi,” tulis University of Melbourne di situs resmi mereka.

"Pandangan kritis akan fenomena Taylor Swift sangat dianjurkan. Seluruh pendapat dan opini juga akan diterima," sambung mereka lagi.

Jennifer Beckett, peneliti dari University of Melbourne mengatakan kepada BBC simposium tersebut dimulai dari gagasan yang muncul di platform, X, yang dulunya Twitter. Waktu itu banyak pengguna Twitter merasa ada sesuatu yang unik dari Taylor Swift.

Saat ini penyanyi kelahiran 13 Desember 1989 itu tidak hanya memiliki pengaruh besar pada industri hiburan tapi juga bidang lainnya. “Taylor Swift benar-benar mempunyai dampak nyata secara global, dalam berbagai hal yang mempengaruhi kita semua,” kata Jennifer Beckett.

“Para pemimpin dunia memintanya untuk menghadirkan Eras Tour ke negara mereka karena manfaat ekonomi yang dihasilkannya," sambungnya. Dia melanjutkan saat ini proses persiapan simposium masih terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan menghadirkan beberapa nara sumber yang relevan dengan fenomena Taylor Swift.

Dia melanjutkan bahwa ada rencana untuk menggabungkan tiket konser Eras Tour Taylor Swift dengan simposium itu. Diketahui Taylor Swift memang akan menggelar konser di Australia pada 16-17 Februari 2024.

Baca Juga: Taylor Swift Tak Terbendung di MTV Video Music Awards 2023

“Jika Taylor Swift ingin datang, saya pikir kita semua harus meluangkan waktu untuk itu. Tapi kami memang mengundang dia," jelas Jennifer Beckett. Sementara Rolling Stone mengatakan saat ini beberapa universitas di Amerika Serikat pernah menjadi fenomena Taylor Swift sebagai mata kuliah tambahan. Hanya saja baru kali ini sebuah seminar atau simposium tentang Taylor Swift dilakukansecaraglobal.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kenalkan Mikroskop...
AS Kenalkan Mikroskop dengan Resolusi Detail hingga yang Terkecil
Kenapa Ilmuwan Lebih...
Kenapa Ilmuwan Lebih Pilih Menjelajahi Luar Angkasa Dibandingkan Lautan
Mengapa Mumi Prasejarah...
Mengapa Mumi Prasejarah dari Gurun Atacama Punya Otak Begitu Kecil?
Penuhi Target LDL-C,...
Penuhi Target LDL-C, Daewoong Luncurkan Inovasi Kombinasi Dislipidemia
Riset Temukan Orang...
Riset Temukan Orang yang Hidup Lebih dari 90 Tahun Punya Perbedaan Darah
Riset Baru Ungkap Risiko...
Riset Baru Ungkap Risiko Kesehatan Bahan Kimia Plastik bagi Anak-anak
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
President University...
President University Buka Kelas Khusus Taylor Swift, Ini yang Dipelajari Mahasiswa
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Rekomendasi
BI Rate Naik Demi Menahan...
BI Rate Naik Demi Menahan Tekanan Rupiah dan Capital Outflow
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Cover Musik Jadi Cara...
Cover Musik Jadi Cara Generasi Digital Menunjukkan Kreativitas
Berita Terkini
4 Teknologi Mutakhir...
4 Teknologi Mutakhir di Piala Dunia 2026, Pesepak Bola Akan Jadi Avatar
OpenAI Luncurkan Fitur...
OpenAI Luncurkan Fitur Penguncian Perlindungan Data untuk ChatGPT
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Gerhana Matahari Total...
Gerhana Matahari Total Terlama Abad Ini Akan Segera Terjadi
Ilmuwan Pastikan AI...
Ilmuwan Pastikan AI Belum Bisa Kalahkan Teori Soal Iklim
Mantap! Telkom Bagikan...
Mantap! Telkom Bagikan Dividen Saham Rp21,9 Triliun dari Hasil Buku 2025
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved