Rahasia Berlian Merah Muda yang Menakjubkan Terungkap, Ini Kandungan di Dalamnya
Kamis, 21 September 2023 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
Dengan mengukur rasio uranium dan produk peluruhannya dalam mineral tersebut, para ilmuwan dapat memperoleh usia yang sangat akurat untuk pembentukan batuan tersebut. “Dengan menggunakan sinar laser yang lebih kecil dari lebar rambut manusia pada bebatuan yang dipasok oleh Rio Tinto, kami menemukan Argyle berusia 1,3 miliar tahun,” kata Olierook.
Baca juga; Berlian Merah Muda Langka Ini Terjual Rp882,6 Miliar
Dia menjelaskan, Argyle berusia 1,3 miliar tahun itu berarti 100 juta tahun lebih tua dari perkiraan sebelumnya dan kemungkinan besar usianya sudah 100 juta tahun. “Ini terbentuk sebagai akibat dari pecahnya benua super kuno,” ujar Olierook.
Superkontinen itu mungkin merupakan bongkahan kerak bumi kuno yang disebut Nuna, yang diperkirakan pecah antara 1,3 dan 1,22 miliar tahun yang lalu. Peregangan Nuna saat terbelah bisa menjadi komponen penting dalam pengiriman berlian merah muda ke permukaan Bumi.
“Argyle terletak di titik wilayah Kimberley dan wilayah utara Australia lainnya saling bertabrakan beberapa tahun sebelumnya. Tabrakan semacam itu menciptakan area rusak atau ‘bekas luka’ di wilayah yang menciptakan celah di kerak bumi sehingga magma naik ke permukaan, membawa serta berlian merah muda,” jelas Olierook.
Baca juga; Berlian Merah Muda Langka Ini Terjual Rp882,6 Miliar
Dia menjelaskan, Argyle berusia 1,3 miliar tahun itu berarti 100 juta tahun lebih tua dari perkiraan sebelumnya dan kemungkinan besar usianya sudah 100 juta tahun. “Ini terbentuk sebagai akibat dari pecahnya benua super kuno,” ujar Olierook.
Superkontinen itu mungkin merupakan bongkahan kerak bumi kuno yang disebut Nuna, yang diperkirakan pecah antara 1,3 dan 1,22 miliar tahun yang lalu. Peregangan Nuna saat terbelah bisa menjadi komponen penting dalam pengiriman berlian merah muda ke permukaan Bumi.
“Argyle terletak di titik wilayah Kimberley dan wilayah utara Australia lainnya saling bertabrakan beberapa tahun sebelumnya. Tabrakan semacam itu menciptakan area rusak atau ‘bekas luka’ di wilayah yang menciptakan celah di kerak bumi sehingga magma naik ke permukaan, membawa serta berlian merah muda,” jelas Olierook.
(wib)
Lihat Juga :