Pro Kontra TikTok Shop, Ini Kata Seller dan Afiliator

Kamis, 14 September 2023 - 21:59 WIB
loading...
Pro Kontra TikTok Shop, Ini Kata Seller dan Afiliator
Seller dan afiliator yang menggunakan TikTok Shop mulai angkat bicara. Foto: Financial Times
A A A
JAKARTA - Kabar pelarangan operasi TikTok Shop di Indonesia santer terdengar sejak beberapa hari lalu. Isu ini semakin hangat setelah Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menyebut TikTok Shop memonopoli pasar.

Namun, menurut seller dan afiliator TikTok Shop, kehadiran TikTok Shop justru memperkuat perputaran roda ekonomi. Menurut mereka, meski mungkin tidak terlihat secara langsung, tapi pergerakan ekonominya telah terbukti banyak membantu.

Salah satu seller, Andre Oktavianus, yang menjalankan bisnis pakaian anak dengan merek Kiminori Kids, mengisahkan bahwa sejak ia bergabung dengan TikTok Shop pada 2022 silam penghasilannya melonjak drastis dibanding saat ia berjualan offline.

Andre bahkan menyebut produknya telah terjual hingga ke seluruh Indonesia dengan dominasi penjualan berada di pulau Jawa dan Sumatera. “Karena TikTok Shop merangkap sebagai media sosial dan juga platform jualan, jadi kami sebagai seller bisa lebih mudah dalam melakukan promosi. Dan manfaat yang kami dapatkan adalah penjualan yang terus meningkat," katanya saat diwawancarai, Kamis (14/9).

Lebih lanjut menurut Andre, dengan TikTok Shop ia juga bisa meningkatkan kualitas produk yang dijual serta bisa terus memenuhi kebutuhan konsumen. Pria asal Pontianak tersebut mengatakan bahwa ini tidak lepas dari peran TikTok sebagai media sosial yang bisa menyerap masukan dari konsumen.

“Karena salah satu fitur utama TikTok adalah sosial media dan lifestyle, jadi dari situ kami bisa tahu apa yang mereka (konsumen) mau, masukan dari konsumen, termasuk komplain yang langsung ditindaklanjuti,” jelas Andre.

Hal senada juga diungkap content creator yang juga berprofesi sebagai afiliator dari produk yang dijual di TikTok Shop, Wenny Wijaya. Dalam momen yang sama, ia mengungkap bahwa dari TikTok Shop, ia bisa menambah pemasukan.

Wenny memaparkan bahwa sebagai afiliator, tugasnya adalah mempromosikan produk yang dijual seller di TikTok Shop. Nantinya dari produk yang berhasil dijual, ia bisa mendapat komisi yang menurutnya bisa menambah penghasilan alih-alih hanya sebagai ibu rumah tangga.

"Saya ibu rumah tangga. Melihat ada sarana yang bisa membantu saya menambah penghasilan, kenapa tidak. Jadi sejak Agustus tahun lalu saya coba join iseng-iseng jadi afiliator di TikTok Shop dan ternyata menghasilkan," terang Wenny.

Selain mendapat penghasilan tambahan, Wenny juga menyebut setelah bergabung menjadi afiliator di TikTok Shop, dirinya kini memiliki banyak teman. Ia juga mengaku bisa terdorong untuk terus mengupgrade kualitas diri menjadi lebih baik lagi.



"Kita banyak kenal orang karena bisa interaksi langsung sama penonton/audiens. Ada upgrade ilmu juga karena dengan jualan di TikTok Shop kita jadi tahu yang harus ditingkatkan lagi skill diri kita. Saya rasa hal positif di TikTok Shop banyak banget," pungkasnya.

Baik Andre dan Wenny sama-sama menggantungkan pemasukan dari TikTok Shop. Menurutnya, platform tersebut sangat membantu sebagai sarana berjualan ataupun mendapat penghasilan tambahan.
(dan)
Baca Berita Terkait Lainnya
Copyright ©2024 SINDOnews.com
All Rights Reserved
read/ rendering in 0.1457 seconds (0.1#10.140)