Ambulans Masa Depan JA1 Pulse, Mirip Pesawat Ruang Angkasa
Rabu, 13 September 2023 - 18:38 WIB
loading...
A
A
A
"Falck sangat senang bermitra dengan Jump Aero untuk membantu kami merevolusi masa depan layanan darurat,” kata Jakob Riis, CEO Falck.
Rancangan Jump Aero, menurutnya, akan membantu Falck untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan. Dari sisi teknis, ambulans ini menggunakan sistem eVTOL (electric vertical takeoff and landing). Desain 'tail-sitter' membuat pengguna bisa duduk di area moncong dan baling-baling menghadap ke atas. Kendaraan kemudian lepas landas secara vertikal seperti helikopter, tetapi ujungnya menyamping sehingga bergerak secara horisontal setelah mencapai ketinggian jelajah.
Artinya pilot akan berada dalam posisi berdiri ketika JA1 Pulse berada di tanah dan menukik ke bawah setelah mengudara. Meskipun demikian, mereka bisa melihat ke depan dan ke bawah melalui jendela di bagian moncong dan bodi setiap saat, sementara parasut akan disertakan jika terjadi keadaan darurat.
Dalam mode jelajah, desain pesawat memungkinkan untuk melakukan perjalanan lebih cepat dan lebih efisien daripada helikopter. Lantaran desainnya akan dibangun dengan elemen struktural di antara delapan baling-balingnya yang akan berfungsi sebagai sayap biplan.
Jump Aero pun akan menjadikan JA1 Pulse ini sebagai moda transportasi pribadi berkelanjutan tercepat. Lantaran rekor tiba di lokasi manapun dalam jarak 31 mil (50 kilometer) dalam waktu kurang dari delapan menit.
Rancangan Jump Aero, menurutnya, akan membantu Falck untuk memberikan layanan yang lebih baik kepada pelanggan. Dari sisi teknis, ambulans ini menggunakan sistem eVTOL (electric vertical takeoff and landing). Desain 'tail-sitter' membuat pengguna bisa duduk di area moncong dan baling-baling menghadap ke atas. Kendaraan kemudian lepas landas secara vertikal seperti helikopter, tetapi ujungnya menyamping sehingga bergerak secara horisontal setelah mencapai ketinggian jelajah.
Artinya pilot akan berada dalam posisi berdiri ketika JA1 Pulse berada di tanah dan menukik ke bawah setelah mengudara. Meskipun demikian, mereka bisa melihat ke depan dan ke bawah melalui jendela di bagian moncong dan bodi setiap saat, sementara parasut akan disertakan jika terjadi keadaan darurat.
Dalam mode jelajah, desain pesawat memungkinkan untuk melakukan perjalanan lebih cepat dan lebih efisien daripada helikopter. Lantaran desainnya akan dibangun dengan elemen struktural di antara delapan baling-balingnya yang akan berfungsi sebagai sayap biplan.
Jump Aero pun akan menjadikan JA1 Pulse ini sebagai moda transportasi pribadi berkelanjutan tercepat. Lantaran rekor tiba di lokasi manapun dalam jarak 31 mil (50 kilometer) dalam waktu kurang dari delapan menit.
Lihat Juga :