NASA Luncurkan Mars Rover, Pencarian Makhluk Luar Angkasa Dimulai
Jum'at, 31 Juli 2020 - 00:43 WIB
loading...
A
A
A
Selain menjawab pertanyaan kehidupan di Mars, misi ini akan menghasilkan pelajaran yang bisa membuka jalan bagi kedatangan astronot pada awal 2030-an. "Ada alasan mengapa kita menyebutnya ketekunan robot. Karena pergi ke Mars itu sulit,” kata Administrator NASA Jim Bridenstine sebelum lepas landas.
AS sedang mencari pendaratan kesembilan yang sukses di planet ini, yang telah terbukti sebagai Segitiga Bermuda eksplorasi ruang angkasa, dengan lebih dari setengah misi dunia ada yang terbakar, menabrak atau berakhir dengan kegagalan.
Seperti diketahui, China mengirim penjelajah dan pengorbit. Sedangkan UAE, pendatang baru di sains luar angkasa, mengungkap pengorbit yang juga dalam perjalanan menuju Mars.
Ini adalah "penyerbuan" terbesar ke Mars dalam sejarah luar angkasa. Kesempatan untuk terbang antara Bumi dan Mars muncul hanya sekali setiap 26 bulan ketika planet berada di sisi yang sama dari Matahari dan sekitar sedekat yang mereka bisa.
Jika semuanya berjalan baik, Mars Rover akan turun ke permukaan Planet Merah pada 18 Februari 2021, dalam apa yang disebut NASA tujuh menit teror, di mana pesawat itu bergerak dari 12.000 mph (19.300 kpj) menjadi berhenti total, tanpa intervensi manusia. Kendaraan ini membawa 25 kamera dan sepasang mikrofon.
Perseverance akan mengarah pada wilayah berbahaya yang belum dijelajahi, namanya Kawah Jezero. Daerah ini penuh dengan batu-batu besar, tebing, bukit pasir dan mungkin bebatuan yang mengandung kimia dari mikroba dari sebuah danau yang berusia lebih dari 3 miliar tahun lalu. Rover akan menyimpan sampel batuan setengah ons (15 gram) dalam lusinan tabung titanium supersteril.
AS sedang mencari pendaratan kesembilan yang sukses di planet ini, yang telah terbukti sebagai Segitiga Bermuda eksplorasi ruang angkasa, dengan lebih dari setengah misi dunia ada yang terbakar, menabrak atau berakhir dengan kegagalan.
Seperti diketahui, China mengirim penjelajah dan pengorbit. Sedangkan UAE, pendatang baru di sains luar angkasa, mengungkap pengorbit yang juga dalam perjalanan menuju Mars.
Ini adalah "penyerbuan" terbesar ke Mars dalam sejarah luar angkasa. Kesempatan untuk terbang antara Bumi dan Mars muncul hanya sekali setiap 26 bulan ketika planet berada di sisi yang sama dari Matahari dan sekitar sedekat yang mereka bisa.
Jika semuanya berjalan baik, Mars Rover akan turun ke permukaan Planet Merah pada 18 Februari 2021, dalam apa yang disebut NASA tujuh menit teror, di mana pesawat itu bergerak dari 12.000 mph (19.300 kpj) menjadi berhenti total, tanpa intervensi manusia. Kendaraan ini membawa 25 kamera dan sepasang mikrofon.
Perseverance akan mengarah pada wilayah berbahaya yang belum dijelajahi, namanya Kawah Jezero. Daerah ini penuh dengan batu-batu besar, tebing, bukit pasir dan mungkin bebatuan yang mengandung kimia dari mikroba dari sebuah danau yang berusia lebih dari 3 miliar tahun lalu. Rover akan menyimpan sampel batuan setengah ons (15 gram) dalam lusinan tabung titanium supersteril.
Lihat Juga :