Pesawat Luar Angkasa India Sukses Mendarat di Bulan, Ini Misi Selanjutnya
Kamis, 24 Agustus 2023 - 18:08 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan ini, kendaraan penjelajah Bulan Pragyaan dengan bobot 26 Kg juga akan diterjunkan untuk melakukan pengukuran.
Dr Ian Whittaker, pakar fisika luar angkasa di Nottingham Trent University, mengatakan, pendaratan di Kutub Selatan Bulan akan memberi umat manusia penentuan komposisi kerak yang lebih akurat. Lokasi ini diyakini cocok untuk pangkalan karena mendapatkan sinar matahari yang konstan sebagai sumber listrik.
Baca Juga: NASA Berambisi Membangun Pangkalan Luar Angkasa di Bulan
"Instrumen yang ada di dalam penjelajah akan berguna jika kita ingin membangun struktur dari material lokal," kata Dr Ian.
Fokus penjelajahan kali ini adalah memeriksa keberadaan air es di kawah yang tersebar di sekitar Kutub Selatan Bulan. Material ini diyakini bisa menjadi sumber bahan bakar, oksigen dan air minum, untuk menopang kebutuhan pangkalan di Bulan di masa depan. Lokasi ini juga berpotensi sebagai pos persiapan untuk eksplorasi ruang angkasa yang lebih dalam.
Dr Ian Whittaker, pakar fisika luar angkasa di Nottingham Trent University, mengatakan, pendaratan di Kutub Selatan Bulan akan memberi umat manusia penentuan komposisi kerak yang lebih akurat. Lokasi ini diyakini cocok untuk pangkalan karena mendapatkan sinar matahari yang konstan sebagai sumber listrik.
Baca Juga: NASA Berambisi Membangun Pangkalan Luar Angkasa di Bulan
"Instrumen yang ada di dalam penjelajah akan berguna jika kita ingin membangun struktur dari material lokal," kata Dr Ian.
Fokus penjelajahan kali ini adalah memeriksa keberadaan air es di kawah yang tersebar di sekitar Kutub Selatan Bulan. Material ini diyakini bisa menjadi sumber bahan bakar, oksigen dan air minum, untuk menopang kebutuhan pangkalan di Bulan di masa depan. Lokasi ini juga berpotensi sebagai pos persiapan untuk eksplorasi ruang angkasa yang lebih dalam.
(msf)
Lihat Juga :