Tanda-tanda Kiamat dari Antartika Semakin Nyata, Ilmuwan Beberkan Fakta Ini

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 13:54 WIB
loading...
A A A
Menipisnya rak es Antartika dengan cepat -lempengan besar es berlabuh ke daratan di satu sisi dan mengambang bebas di atas lautan di sisi lain- mewakili satu mekanisme umpan balik yang sangat berbahaya, tulis para peneliti.

Saat air laut hangat mengalir ke bagian bawah rak es, titik di mana dasar rak bertemu dengan air (juga disebut garis landasan) mundur semakin jauh ke belakang, membuat seluruh rak tidak stabil dan memungkinkan bongkahan es yang sangat besar dari daratan meluncur ke laut.

Banyak rak es di Antartika Barat sudah mengalami pencairan semacam ini. Sekitar 25% es di kawasan itu terancam runtuh, menurut sebuah studi tahun 2019 di jurnal Geophysical Research Letters.

Laman Live Science mengutarakan, para ahli sepakat, nasib Antartika ada di tangan pembuat kebijakan saat ini. Kesepakatan Iklim Paris, yang disetujui oleh 73 negara pada 2015 (dan yang ditinggalkan Amerika Serikat pada Juni 2017 atas perintah Presiden Donald Trump), bertujuan untuk membatasi suhu rata-rata planet agar tidak naik lebih dari 2,7 derajat F (1,5 derajat C) di atas rata-rata praindustri, untuk mencegah efek terburuk dari perubahan iklim.

Sementara emisi turun dengan jumlah minim di awal tahun 2020, karena karantina massal selama pandemik COVID-19, sebuah laporan PBB yang diterbitkan awal bulan ini memperingatkan bahwa dunia saat ini tidak berada di jalur yang tepat untuk memenuhi tujuan yang ditetapkan dalam Kesepakatan Paris, dengan suhu global rata-rata bertahan sekitar 2 derajat F (1,1 derajat C) di atas tingkat pra-industri antara 2016 dan 2020.

Laporan tersebut menambahkan bahwa ada kemungkinan 20% suhu rata-rata global tahunan akan meningkat lebih dari 2,7 derajat F (1,5 derajat C), setidaknya untuk sementara, pada 2024.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Panas Ekstrem, Paris...
Panas Ekstrem, Paris Ubah Sungai Seine Jadi Pendingin Udara
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Toyota Siap Terjun Langsung...
Toyota Siap Terjun Langsung ke Produksi Taksi Terbang Listrik
Mengemudikan Mobil Manual...
Mengemudikan Mobil Manual Lebih Menyehatkan Otak Dibandingkan Otomatis
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Rekomendasi
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
Brough Superior Dagger...
Brough Superior Dagger S, Rolls-Royce Roda Dua Supermewah
Bhima Bagaskara Umumkan...
Bhima Bagaskara Umumkan Keluar dari Coldiac, Ini Alasannya
Berita Terkini
Suhu Matahari Bertambah...
Suhu Matahari Bertambah Panas, Ilmuwan Prediksi Kehidupan di Bumi Segera Berakhir
Data Rahasia iPhone...
Data Rahasia iPhone Bocor! India Selidiki Tata Electronics
Rumah Kuno Mendingin...
Rumah Kuno Mendingin saat Gelombang Panas Membakar Eropa
YouTube Update Shorts,...
YouTube Update Shorts, Tampilan Lebih Bersih dan Kontrol Cepat
Nokia Bangun Jaringan...
Nokia Bangun Jaringan Antidrone di Perbatasan Finlandia
Zuckerberg Mau Saingi...
Zuckerberg Mau Saingi Polymarket: Meta Siapkan Aplikasi Prediksi untuk 100 Juta Pengguna
Infografis
Perlu Diwaspadai, Ini...
Perlu Diwaspadai, Ini 15 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved