10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia
Jum'at, 18 Agustus 2023 - 14:53 WIB
loading...
Sejarah mencatat sejumlah negara pernah memproduksi tank-tank terburuk di dunia. (Foto: Getty Images)
A
A
A
JAKARTA - Tank-tank canggih kini nyaris dimiliki semua negara untuk memperkuat militernya. Namun sejarah mencatat banyak tank terburuk yang pernah dibuat di dunia. Mulai dari cacat desain hingga kemampuan tempurnya.
Saat ini tank M1A1 Abrams milik Amerika Serikat dianggap sebagai kendaraan tempur paling mumpuni. Sekelas dengan tank British Challenger dan German Leopard.
Tank pertama kali dikembangkan militer Inggris saat Perang Dunia I lantaran kondisi medan pertempuran yang penuh parit, kawat berduri, dan ancaman senapan mesin.
Prototipe tank pertama kali diuji pada 6 September 1915. Awalnya, kendaraan ini diberi nama kapal darat, namun untuk menjaga rahasia, tank versi awal disebut sebagai water tank alias pengangkut air yang kemudian disingkat menjadi tank. Sebutan ini digunakan agar pekerja yang membuatnya mengira sedang membuat kendaraan pengangkut air untuk tentara Inggris di Irak. Belakangan istilah tank dipakai untuk menggambarkan kendaraan lapis baja ini.
Tank pertama kali dipakai dalam pertempuran Somme pada 15 September 1916. Prancis mengembangkan tank Schneider CA1 yang dibuat dari traktor Holt Caterpillar, dan pertama kali digunakan pada 16 April 1917.
Penggunaan tank secara besar-besaran terjadi dalam Pertempuran Cambrai pada 21 November 1917 di provinsi Nord Prancis. Dalam pertempuran ini Inggris berhasil menaklukkan tantara Jerman.
Baca Juga: Riot-Tank, Tank Tempur Batman di Justice League Snyder Cut
Selanjutnya tank digdaya dalam Pertempuran Amiens yang dimulai pada pada 8 Agustus 1918. Dalam pertempuran ini pasukan Sekutu berhasil mematahkan pertahanan parit Jerman dengan bantuan kendaraan lapis baja. Pertempuran ini menjadi awal mula berakhirnya Perang Dunia I. Kehadiran tank pada akhirnya membuat konsep perang parit usang.
Namun, pengembangan tank sebagai kendaraan tempur tak mulus. Sebelum era komputerisasi, banyak tank yang sudah diproduksi ternyata cacat desain dan memiliki beragam kekurangan. Sayangnya, kelemahan ini baru diketahui setelah tank dipakai di medan tempur sehingga mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa. Berikut 10 tank terburuk yang pernah dibuat di dunia dikutip dari Slash Gear, Jumat (18/8/2023).
1. T-35 – Uni Soviet
T-18 terinspirasi tank ringan dan kecil Renault FT Prancis. Namun, ukuran dan bobotnya diperbesar. Dari sinilah awal mula kesalahan desain T-18. Memiliki bobot 54 ton membuatnya hanya bisa bergerak seperti siput. Bodynya juga sangat tinggi sehingga mudah terlihat dari kejauhan. Manuvernya semakin terbatas lantaran tank ini dilengkapi lima menara dengan meriam 76 mm besar di menara utama diapit oleh empat menara dengan masing-masing meriam 45 mm.
Baca Juga: Sangar! Tank-tank Kostrad Terlibat Pertempuran Hebat di Pesisir Situbondo
Untuk mengoperasikannya dibutuhkan banyak kru, seorang penembak dan pemuat untuk setiap moncong meriam plus pengemudi dan komandan. T-35 dirancang untuk menghadapi musuh dari semua sisi. Ironisnya, meski bobotnya berat, armor 20 dan 30 mm T-35 mudah ditembus. Dari 61 unit yang diproduksi, hanya sedikit yang hilang selama invasi Jerman pada Perang Dunia II, sebagian besar rusak karena masalah mekanis.
2. Disston Tank – Amerika Serikat
![10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia]()
The Disston Tank diciptakan oleh William D. Disston, bos perusahaan traktor Caterpillar. Desain Disston Tank berbentuk kotak dari baja tebal yang diletakkan di atas traktor. Tank ini diawaki tiga orang dan dilengkapi senjata 37mm di menara dan senapan mesin kaliber 30 di lambung. The Disston Tank memiliki mesin diesel 4 silinder yang menghasilkan 47 hp dan dapat melaju hanya 6,5 mph.
3. Tančík vzor 33 P-1 – Cekoslovakia
Tančík vzor 33 adalah tank kecil yang dibuat pada tahun 1933 berdasarkan desain British Carden-Loyd yang dikembangkan.
Berbekal mesin 1,95 liter yang menghasilkan 31 tenaga kuda, tank ini bisa melaju hingga 9 mph off-road dan 20 mph on-road.
Kelemahannya adalah dua kru yang mengoperasional tank ini dipastikan akan tersiksa. Sebab mesin tank satu bilik dengan kru, sehingga berisik, bau, dan berpotensi beracun di dalam ruang yang sangat sempit yang juga berisi perbekalan, seperti amunisi.
Visibilitas kru tank ini sangat terbatas, sehingga hampir mustahil untuk berkoordinasi dengan orang lain di unit. Penembak juga tidak dapat menembakkan senjatanya dengan kecepatan lebih dari tujuh mph. Masalah mekanis juga mengganggu kemudi, membuatnya rentan macet. Tank ini pada akhirnya mangkrak.
4. Arjun Mk I - India
![10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia]()
India mulai mencoba memproduksi tank tempur pada 1974. Prototipe pertama diluncurkan satu dekade kemudian dan baru pada 2009 diproduksi. Akhirnya 124 unit dibuat namun hasilnya mengecewakan.
Mayoritas membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan yang serius karena suku cadang impor tidak banyak tersedia. Selain itu, tank-tank tersebut umumnya tidak dapat diandalkan lantaran cacat kualitas yang serius.
Dengan berat 62,5 ton, tank Arjun juga terlalu berat untuk melintasi sebagian besar jembatan di India timur. Tank ini juga kesulitan melibas medan yang berat di daerah tersebut.
5. T-80 – Uni Soviet
![10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia]()
T-80 ditenagai oleh mesin turbin gas. Desainnya merupakan inovasi tank T-64, termasuk lapis baja komposit dan autoloader mekanis untuk meriamnya. Saat diperkenalkan pada 1976, kelemahan tank ini langsung muncul.
Penggunaan bahan bakarnya boros serta perawatannya mahal. Selain itu, daya tembaknya kecil dibandingkan model T-64A, namun biaya produksi T-80 lebih dari tiga kali lipat.
Perbaikan sempat dilakukan selama bertahun-tahun tetapi konsumsi bahan bakar masih terlalu tinggi, menyebabkan turbin ditukar dengan diesel pada model T-80UD selanjutnya.
T-80 perdana digunakan di Lapangan Merah selama kudeta yang gagal pada 1993. Setelah itu, Rusia yang baru merdeka mengirim T-80 ke Chechnya namun kinerjanya buruk. Tank rentan terhadap roket RPG karena cacat desain tabung propelan. Rusia selanjutnya tidak mengerahkan tank-tank ini dalam perang Chechnya kedua.
6. Panzer 68 - Swiss
![10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia]()
Dengan berat 44 ton, Panzer 68 relatif kecil dan ringan untuk ukuran tank tempur utama. Ukuran senjata yang dimiliki juga lebih kecil dan lapisan bajanya rentan terhadap senjata anti-tank.
Masalah besar lainnya adalah cacat desain. Sistem radio mengganggu sistem rotasi menara elektronik, menyebabkan operasi yang tidak menentu dan memaksa pengguna mematikan radio saat membidik dan menembak.
Desain kotak roda gigi juga tidak memungkinkan pengemudi untuk berpindah ke posisi mundur sebelum berhenti total. Hal ini bisa menjadi masalah serius saat melarikan diri dari posisi dihujani tembakan.
Panzer 68 tetap beroperasi meskipun ada beberapa kekurangan. Versi pemutakhiran Panzer 68/88 diluncurkan, namun tank ini tetap dianggap belum mumpuni di medan perang.
7. M551 Sheridan – Amerika Serikat
![10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia]()
M551 Sheridan adalah proyek gagal senilai USD1,3 juta. M551 Sheridan dirancang untuk bisa diangkut di pesawat bersama pasukan terjun payung. Oleh sebab itu, M551 hanya memiliki berat 15 ton.
Tank ini dioperasionalkan empat awak dan memiliki kemampuan menyeberangi sungai. Menaranya terbuat dari baja tipis dan lambungnya terbuat dari aluminium. Dari sisi persenjataan, tank ini memiliki sistem rudal/senapan 152 mm di atas yang digabungkan dengan kaliber 50 dan senjata 7.62mm di lambung.
Kelemahan tank M551 adalah sasis yang ringan membuat rentan terlontar dari tanah saat ditembak dengan senjata utama, berpotensi menyebabkan cedera pada kru.
Kelemahan lain, tank tak bisa menembak cepat karena senjata harus dikalibrasi ulang setelah setiap tembakan.
Baja pelindungnya juga lemah dan menimbulkan bahaya karena selongsong yang ditembakkan oleh senjata tidak berselubung sehingga rentan meledak.
Masalah lainnya adalah lambung aluminium, yang memiliki titik nyala rendah dan akan terbakar begitu dinyalakan.
Dengan sederet masalah di atas, M551 terbukti banyak mendatangkan kerugian di Vietnam. Kendati demikian, tank ini terus digunakan sampai pensiun pada 1990an.
8. A38 Valiant – Inggris
Meski British Challenger terbaru adalah senjata canggih mematikan dalam pertempuran, tapi tidak dengan tank A38 Valiant di era Perang Dunia II. Tank ini bergerak lamban, dengan tongkrongan tinggi dan kurang persenjataan. Tank ini bahkan mendapat julukan tank terburuk sepanjang masa.
9. German Panzerkampfwagen VIII Maus
Panzerkampfwagen VIII Maus dirancang oleh Ferdinand Porsche atas permintaan langsung Adolf Hitler. Maus adalah tank besar dengan berat 188 ton dan tinggi 11,9 kaki, lebar 12 kaki, serta panjang 33 kaki. Tank ini dilengkapi dengan senjata 128 mm yang mampu menembak hingga 2,2 mil.
Prototipe pertama memiliki mesin laut diesel Mercedes-Benz 20 silinder tetapi gagal bergerak lebih cepat dari delapan mph. Prototipe kedua dibangun dengan mesin V20 1.200 tenaga kuda yang lebih bertenaga, tetapi juga gagal mencapai kecepatan lebih dari 12 mph.
Tank ini sengaja didesain berukuran besar untuk dapat meluncur ke arah garis musuh dan menerobos di bawah tembakan. Tapi ukurannya membuatnya tidak memungkinkan untuk dibawa dengan kereta api. Beratnya tank juga tak bisa melintasi jembatan.
Selain itu, tantangan mesin menjadikannya tak berkembang karena harus mendorong beban besar.
Secara keseluruhan, 150 unit tank Maus dipesan, tetapi pada 1944, sumber daya terlalu langka dan program dibatalkan. Saat ini Maus menjadi koleksi museum di Rusia.
10. Sabalan - Iran
![10 Tank Terburuk yang Pernah Dibuat di Dunia]()
Sebelum Revolusi Islam, Iran adalah sekutu AS dan menerima banyak perangkat keras militer. Peralatan ini selanjutnya diambil alih oleh rezim baru dan dipakai mengembangkan beberapa tank.
Iran memperkenalkan tank Sabalan pada 2014. Informasi sedikit langka karena rezim sangat tertutup. Kabar yang beredar, Sabalan kemungkinan besar hanyalah M47 Patton Amerika yang ditingkatkan dari tahun 1960an. Di era modern, tank ini dianggap sudah usang.
Versi terbaru dari tank ini telah dirilis, Tiam pada 2016. Tank ini memiliki menara yang berbeda tetapi dengan penambahan armor reaktif eksplosif. Salah satu tank M47 dijalankan dengan mesin diesel Continental supercharged, tapi usianya sudah uzur. Adanya sanksi yang tegas ke Iran, membuat suku cadang langka meskipun tank masih berproduksi.
Saat ini tank M1A1 Abrams milik Amerika Serikat dianggap sebagai kendaraan tempur paling mumpuni. Sekelas dengan tank British Challenger dan German Leopard.
Tank pertama kali dikembangkan militer Inggris saat Perang Dunia I lantaran kondisi medan pertempuran yang penuh parit, kawat berduri, dan ancaman senapan mesin.
Prototipe tank pertama kali diuji pada 6 September 1915. Awalnya, kendaraan ini diberi nama kapal darat, namun untuk menjaga rahasia, tank versi awal disebut sebagai water tank alias pengangkut air yang kemudian disingkat menjadi tank. Sebutan ini digunakan agar pekerja yang membuatnya mengira sedang membuat kendaraan pengangkut air untuk tentara Inggris di Irak. Belakangan istilah tank dipakai untuk menggambarkan kendaraan lapis baja ini.
Tank pertama kali dipakai dalam pertempuran Somme pada 15 September 1916. Prancis mengembangkan tank Schneider CA1 yang dibuat dari traktor Holt Caterpillar, dan pertama kali digunakan pada 16 April 1917.
Penggunaan tank secara besar-besaran terjadi dalam Pertempuran Cambrai pada 21 November 1917 di provinsi Nord Prancis. Dalam pertempuran ini Inggris berhasil menaklukkan tantara Jerman.
Baca Juga: Riot-Tank, Tank Tempur Batman di Justice League Snyder Cut
Selanjutnya tank digdaya dalam Pertempuran Amiens yang dimulai pada pada 8 Agustus 1918. Dalam pertempuran ini pasukan Sekutu berhasil mematahkan pertahanan parit Jerman dengan bantuan kendaraan lapis baja. Pertempuran ini menjadi awal mula berakhirnya Perang Dunia I. Kehadiran tank pada akhirnya membuat konsep perang parit usang.
Namun, pengembangan tank sebagai kendaraan tempur tak mulus. Sebelum era komputerisasi, banyak tank yang sudah diproduksi ternyata cacat desain dan memiliki beragam kekurangan. Sayangnya, kelemahan ini baru diketahui setelah tank dipakai di medan tempur sehingga mengakibatkan jatuhnya banyak korban jiwa. Berikut 10 tank terburuk yang pernah dibuat di dunia dikutip dari Slash Gear, Jumat (18/8/2023).
1. T-35 – Uni Soviet

T-18 terinspirasi tank ringan dan kecil Renault FT Prancis. Namun, ukuran dan bobotnya diperbesar. Dari sinilah awal mula kesalahan desain T-18. Memiliki bobot 54 ton membuatnya hanya bisa bergerak seperti siput. Bodynya juga sangat tinggi sehingga mudah terlihat dari kejauhan. Manuvernya semakin terbatas lantaran tank ini dilengkapi lima menara dengan meriam 76 mm besar di menara utama diapit oleh empat menara dengan masing-masing meriam 45 mm.
Baca Juga: Sangar! Tank-tank Kostrad Terlibat Pertempuran Hebat di Pesisir Situbondo
Untuk mengoperasikannya dibutuhkan banyak kru, seorang penembak dan pemuat untuk setiap moncong meriam plus pengemudi dan komandan. T-35 dirancang untuk menghadapi musuh dari semua sisi. Ironisnya, meski bobotnya berat, armor 20 dan 30 mm T-35 mudah ditembus. Dari 61 unit yang diproduksi, hanya sedikit yang hilang selama invasi Jerman pada Perang Dunia II, sebagian besar rusak karena masalah mekanis.
2. Disston Tank – Amerika Serikat

The Disston Tank diciptakan oleh William D. Disston, bos perusahaan traktor Caterpillar. Desain Disston Tank berbentuk kotak dari baja tebal yang diletakkan di atas traktor. Tank ini diawaki tiga orang dan dilengkapi senjata 37mm di menara dan senapan mesin kaliber 30 di lambung. The Disston Tank memiliki mesin diesel 4 silinder yang menghasilkan 47 hp dan dapat melaju hanya 6,5 mph.
3. Tančík vzor 33 P-1 – Cekoslovakia

Tančík vzor 33 adalah tank kecil yang dibuat pada tahun 1933 berdasarkan desain British Carden-Loyd yang dikembangkan.
Berbekal mesin 1,95 liter yang menghasilkan 31 tenaga kuda, tank ini bisa melaju hingga 9 mph off-road dan 20 mph on-road.
Kelemahannya adalah dua kru yang mengoperasional tank ini dipastikan akan tersiksa. Sebab mesin tank satu bilik dengan kru, sehingga berisik, bau, dan berpotensi beracun di dalam ruang yang sangat sempit yang juga berisi perbekalan, seperti amunisi.
Visibilitas kru tank ini sangat terbatas, sehingga hampir mustahil untuk berkoordinasi dengan orang lain di unit. Penembak juga tidak dapat menembakkan senjatanya dengan kecepatan lebih dari tujuh mph. Masalah mekanis juga mengganggu kemudi, membuatnya rentan macet. Tank ini pada akhirnya mangkrak.
4. Arjun Mk I - India

India mulai mencoba memproduksi tank tempur pada 1974. Prototipe pertama diluncurkan satu dekade kemudian dan baru pada 2009 diproduksi. Akhirnya 124 unit dibuat namun hasilnya mengecewakan.
Mayoritas membutuhkan perbaikan dan pemeliharaan yang serius karena suku cadang impor tidak banyak tersedia. Selain itu, tank-tank tersebut umumnya tidak dapat diandalkan lantaran cacat kualitas yang serius.
Dengan berat 62,5 ton, tank Arjun juga terlalu berat untuk melintasi sebagian besar jembatan di India timur. Tank ini juga kesulitan melibas medan yang berat di daerah tersebut.
5. T-80 – Uni Soviet

T-80 ditenagai oleh mesin turbin gas. Desainnya merupakan inovasi tank T-64, termasuk lapis baja komposit dan autoloader mekanis untuk meriamnya. Saat diperkenalkan pada 1976, kelemahan tank ini langsung muncul.
Penggunaan bahan bakarnya boros serta perawatannya mahal. Selain itu, daya tembaknya kecil dibandingkan model T-64A, namun biaya produksi T-80 lebih dari tiga kali lipat.
Perbaikan sempat dilakukan selama bertahun-tahun tetapi konsumsi bahan bakar masih terlalu tinggi, menyebabkan turbin ditukar dengan diesel pada model T-80UD selanjutnya.
T-80 perdana digunakan di Lapangan Merah selama kudeta yang gagal pada 1993. Setelah itu, Rusia yang baru merdeka mengirim T-80 ke Chechnya namun kinerjanya buruk. Tank rentan terhadap roket RPG karena cacat desain tabung propelan. Rusia selanjutnya tidak mengerahkan tank-tank ini dalam perang Chechnya kedua.
6. Panzer 68 - Swiss

Dengan berat 44 ton, Panzer 68 relatif kecil dan ringan untuk ukuran tank tempur utama. Ukuran senjata yang dimiliki juga lebih kecil dan lapisan bajanya rentan terhadap senjata anti-tank.
Masalah besar lainnya adalah cacat desain. Sistem radio mengganggu sistem rotasi menara elektronik, menyebabkan operasi yang tidak menentu dan memaksa pengguna mematikan radio saat membidik dan menembak.
Desain kotak roda gigi juga tidak memungkinkan pengemudi untuk berpindah ke posisi mundur sebelum berhenti total. Hal ini bisa menjadi masalah serius saat melarikan diri dari posisi dihujani tembakan.
Panzer 68 tetap beroperasi meskipun ada beberapa kekurangan. Versi pemutakhiran Panzer 68/88 diluncurkan, namun tank ini tetap dianggap belum mumpuni di medan perang.
7. M551 Sheridan – Amerika Serikat

M551 Sheridan adalah proyek gagal senilai USD1,3 juta. M551 Sheridan dirancang untuk bisa diangkut di pesawat bersama pasukan terjun payung. Oleh sebab itu, M551 hanya memiliki berat 15 ton.
Tank ini dioperasionalkan empat awak dan memiliki kemampuan menyeberangi sungai. Menaranya terbuat dari baja tipis dan lambungnya terbuat dari aluminium. Dari sisi persenjataan, tank ini memiliki sistem rudal/senapan 152 mm di atas yang digabungkan dengan kaliber 50 dan senjata 7.62mm di lambung.
Kelemahan tank M551 adalah sasis yang ringan membuat rentan terlontar dari tanah saat ditembak dengan senjata utama, berpotensi menyebabkan cedera pada kru.
Kelemahan lain, tank tak bisa menembak cepat karena senjata harus dikalibrasi ulang setelah setiap tembakan.
Baja pelindungnya juga lemah dan menimbulkan bahaya karena selongsong yang ditembakkan oleh senjata tidak berselubung sehingga rentan meledak.
Masalah lainnya adalah lambung aluminium, yang memiliki titik nyala rendah dan akan terbakar begitu dinyalakan.
Dengan sederet masalah di atas, M551 terbukti banyak mendatangkan kerugian di Vietnam. Kendati demikian, tank ini terus digunakan sampai pensiun pada 1990an.
8. A38 Valiant – Inggris

Meski British Challenger terbaru adalah senjata canggih mematikan dalam pertempuran, tapi tidak dengan tank A38 Valiant di era Perang Dunia II. Tank ini bergerak lamban, dengan tongkrongan tinggi dan kurang persenjataan. Tank ini bahkan mendapat julukan tank terburuk sepanjang masa.
9. German Panzerkampfwagen VIII Maus

Panzerkampfwagen VIII Maus dirancang oleh Ferdinand Porsche atas permintaan langsung Adolf Hitler. Maus adalah tank besar dengan berat 188 ton dan tinggi 11,9 kaki, lebar 12 kaki, serta panjang 33 kaki. Tank ini dilengkapi dengan senjata 128 mm yang mampu menembak hingga 2,2 mil.
Prototipe pertama memiliki mesin laut diesel Mercedes-Benz 20 silinder tetapi gagal bergerak lebih cepat dari delapan mph. Prototipe kedua dibangun dengan mesin V20 1.200 tenaga kuda yang lebih bertenaga, tetapi juga gagal mencapai kecepatan lebih dari 12 mph.
Tank ini sengaja didesain berukuran besar untuk dapat meluncur ke arah garis musuh dan menerobos di bawah tembakan. Tapi ukurannya membuatnya tidak memungkinkan untuk dibawa dengan kereta api. Beratnya tank juga tak bisa melintasi jembatan.
Selain itu, tantangan mesin menjadikannya tak berkembang karena harus mendorong beban besar.
Secara keseluruhan, 150 unit tank Maus dipesan, tetapi pada 1944, sumber daya terlalu langka dan program dibatalkan. Saat ini Maus menjadi koleksi museum di Rusia.
10. Sabalan - Iran

Sebelum Revolusi Islam, Iran adalah sekutu AS dan menerima banyak perangkat keras militer. Peralatan ini selanjutnya diambil alih oleh rezim baru dan dipakai mengembangkan beberapa tank.
Iran memperkenalkan tank Sabalan pada 2014. Informasi sedikit langka karena rezim sangat tertutup. Kabar yang beredar, Sabalan kemungkinan besar hanyalah M47 Patton Amerika yang ditingkatkan dari tahun 1960an. Di era modern, tank ini dianggap sudah usang.
Versi terbaru dari tank ini telah dirilis, Tiam pada 2016. Tank ini memiliki menara yang berbeda tetapi dengan penambahan armor reaktif eksplosif. Salah satu tank M47 dijalankan dengan mesin diesel Continental supercharged, tapi usianya sudah uzur. Adanya sanksi yang tegas ke Iran, membuat suku cadang langka meskipun tank masih berproduksi.
(msf)
Lihat Juga :