Kuasai Semua Instrumen Pesawat, Pibot Siap Gantikan Profesi Pilot

Jum'at, 18 Agustus 2023 - 08:47 WIB
loading...
Kuasai Semua Instrumen...
Pibot Siap Gantikan Profesi Pilot. FOTO/ EURONEWS
A A A
NEW YORK - Mahalnya gaji dan keterbatasan jam terbang seorang pilot membuat ilmuwan berupaya menciptakan robot pilot Pibot.

BACA JUGA - Diganti Robot, Jutaan Buruh Terancam Menganggur

Para ilmuwan akan gabungkan kecerdasan buatan dengan teknologi robotika sehingga sebuah robot dapat menggantikan pekerjaan manusia dengan kemampuan yang lebih baik.

Bisa jadi di masa depan pekerja manusia di segala profesi akan digantikan dengan robot, termasuk juga profesi di darat, laut, dan udara.

Itulah yang sedang dikembangkan oleh The Korea Advanced Institute of Science & Technology (KAIST). Melansir Euronews, para insinyur KAIST sedang mengembangkan robot humanoid yang disebut sebagai Pibot untuk menggantikan pilot di kokpit pesawat.

“Pibot adalah robot humanoid yang dapat menerbangkan pesawat seperti pilot manusia dengan memanipulasi semua kontrol tunggal di kokpit yang dirancang untuk manusia," kata profesor teknik elektro di KAIST, David Shim.

Pibot memiliki lengan dan jari untuk dapat mengoperasikan instrumen penerbangan di kokpit dengan cekatan, bahkan dengan getaran yang parah di pesawat terbang. Hal tersebut dapat dilakukan berkat penggunaan teknologi kontrol presisi tinggi.

Pibot juga memiliki kamera eksternal untuk memantau keadaan pesawat dan kamera internal membantunya mengelola saklar penting pada panel kontrol untuk mengendalikan pesawat.

Selain itu, Pibot juga dapat menghafal manual rumit dari berbagai jenis pesawat sehingga memungkinkan robot ini dapat mengendalikan berbagai macam jenis pesawat.

“Dengan robot pilot, jika kita mengajarkan konfigurasi pesawat jenis lain, Anda bisa menerbangkan pesawat dengan mengklik model pesawatnya,” ujar Shim.

Robot ini juga dibekali memori yang sangat besar sehingga dapat menghafal semua peta navigasi penerbangan Jeppesen di seluruh dunia dimana hal tersebut tidak mungkin dilakukan oleh pilot manusia.

Tim peneliti menyebutkan Pibot mampu memahami dan mengingat berbagai manual pesawat berkat kemajuan terbaru pada large language models (LLM).

“Kami memiliki pendahulu robot pilot pada tahun 2016. Saat itu, kami tidak ada teknologi kecerdasan buatan yang mumpuni, sehingga tidak dapat benar-benar belajar apa pun dari literatur manual. Namun dengan ChatGPT atau dengan sistem LLM lainnya, teknologi tersebut membuat kemajuan yang luar biasa,” jelas Shim seperti dilansir dari Euronews.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Facebook Luncurkan Mode...
Facebook Luncurkan Mode Pencarian AI, Begini Cara Pakainya
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Fenomena Titik Dingin...
Fenomena Titik Dingin Atlantik Utara Terdeteksi, Tanda-tanda Bumi Sekarat Kian Nyata
Kuburan Paus Terbesar...
Kuburan Paus Terbesar dalam Sejarah Ditemukan di dasar Samudra Hindia
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Audi Nuvolari Spyder...
Audi Nuvolari Spyder versi Konvertibel Akan segera Diluncurkan
Rekomendasi
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Kisah Yoane Wissa: Hampir...
Kisah Yoane Wissa: Hampir Buta dan Gol Bersejarah di Piala Dunia 2026
Soroti Masalah Bangsa,...
Soroti Masalah Bangsa, Jaringan Cendekiawan Muda Ajukan 7 Tuntutan
Berita Terkini
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Trump T1 Phone Ternyata...
Trump T1 Phone Ternyata HTC U24 Pro Buatan China: Ini Bukti Teardown-nya
Kantongi Laba Rp33,72...
Kantongi Laba Rp33,72 Miliar, Elitery (ELIT) Fokus Kembangkan AI dan Cybersecurity
Perkuat Transformasi...
Perkuat Transformasi dan ESG, TelkomGroup Rilis Laporan Keberlanjutan 2025 untuk Masa Depan Digital
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Infografis
3 Tujuan Rusia Menempatkan...
3 Tujuan Rusia Menempatkan Pesawat Tempur di Papua
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved